SPACE IKLAN

header ads

Gelaran WSBK Di Ujung Mata, Pemilik Property Di Kawasan 3 Gili Masih Galau

Berita Nasional
HEADLINE NEWS
Oleh. DVD
Editor. L. Muhasan
17 November 2021.

Lombok Utara -Perhelatan World Super Bike (WSBK) yang tinggal menghitung hari belum menunjukkan tanda tanda kehidupan yang signifikan yang dirasakan oleh para pemilik property khususnya di kawasan Gili Tramena Kabupaten Lombok Utara.

Ditanya terkait kesiapan para pelaku wisata khususnya di kawasan tiga Gili, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara melalui Kepala Bidang Pemasaran, Raden Santio Wibowo, S.Kom, di kantornya Senin ( 15/11/2021 ), menjelaskan terkait kesiapan para pelaku wisata di Lombok Utara pada dasarnya sangat siap sekali cuma para pelaku wisata pemilik property butuh kepastian dan jaminan dari Pemprov dalam hal ini dinas Pariwisata. 

" Apakah property mereka akan di pakai atau tidak jangan jangan nanti setelah mereka keluarkan biaya besar untuk persiapan tau taunya tidak jadi di pakai ini kan memberatkan banget,"beber Raden Santio.

Adapun keinginan mereka kata dia, tentu ya Paling tidak ada booking fee sebesar 50% sebagai bentuk jaminan tersebut karena semua persiapan yang akan meraka lakukan membutuhkan biaya yang lumayan besar, takutnya mereka sudah melakukan persiapan secara mandiri ujung ujungnya property mereka tidak jadi dipakai.

Di sampaikan Santio, jauh-jauh hari menjelang WSBK ini bisa 4 empat) kali seminggu di undang rapat oleh Dispar Provinsi membahas tentang kesiapan para pemilik property tersebut pada dasarnya mereka semua sangat sangat siap.

" Tapi yaitu tadi harus ada jaminan mereka dapat jatah tamu atau tidak itu saja, yang mana sampai saat ini kami belum dapatkan informasi yang falid terkait bentuk jaminan yang kami minta tersebut dari Dispar provinsi,"pungkasnya.

Perlu juga ia sampaikan bahwa khususnya kawasan tiga gili memiliki 6 sampai 7 ribu kamar, dimana berdasarkan up date terbaru yang terisi baru 50 kamar yang ada di kawasan 3 Gili.

" Itupun tamunya dari friend list para pemilik property itu sendiri, artinya itu tamu mandiri mereka bukan jatah." Katanya. 

Di konfirmasi terpisah melalui sambungan telpon Ketua BPPD KLU Lalu Suratman alias Mamiq Cunk menyampaikan usul saran kepada pihak Dinas Pariwisata Lombok Utara untuk  membuat atraksi atraksi yang menarik agar wisatawan  yang datang ke Mandalika.

" Itu tertarik juga berkunjung ke tiga Gili tersebut dan bisa Stay di Lombok Utara baik menjelang WSBK ataupun setelah WSBK," cetusnya.

Sementara itu, di hubungi melalui sambungan telpon salah satu pemilik property di Gili Trawangan Acok Basok membenarkan apa yang di sampaikan Raden Santio  selaku Kabid Pemasaran di Dispar Kabupaten Lombok Utara.

" Secara infinity pagelaran WSBK ini belum memberikan faedah yang signifikan guna keberlangsungan hidup dunia pariwisata khususnya di kawasan tiga Gili," tutupnya.


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar