SPACE IKLAN

header ads

Rakor Bawaslu Kota Bima Tentang Pelanggaran Tahap Kampanye Dan Pencegahan Money Politik.

Foto. Istimewa.

Oleh. Eldan.
Sabtu, 16 Des 2023.
Editor, Lalu Muhasan.

KOTA BIMA,Wartabumigora- Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Bima melaksanakan Rapat Koordinator (RAKOR) Penanganan Pelanggaran Tahapan Kampanye Pemilihan Umum (PEMILU) tahun 2024 di Rumah Dining Jln. Gatot Subroto Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Jum'at, 15 Desember 2023.

Turut hadir saat Rakor tersebut yakni, KNPI Kota Bima, Bawaslu Kabupaten Bima, Bawaslu Kecamatan Se-kota Bima,Akademisi, GP. Ansor, PMII, IIKA PMII, HMI, IMM, GMNI dan 5 Perguruan tinggi di Bima.

Mengawali sambutannya, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa DR. Khairul Amar menyampaikan terkait potensi pelanggaran kampanye pemilu 2024.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pelanggaran Pemilu di Bima belum ada yang signifikan. Terkait dengan adanya beberapa laporan yang masuk di Bawaslu Kota Bima, pihaknya telah memprosesnya sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. 

Dalam rangka mencegah pelanggaran Pemilu, kata DR. Amar, Bawaslu Kota Bima terus melakukan sosialisasi kepada semua peserta Pemilu dalam berbagai kesempatan bahkan lewat media. 

Diakhir sambutannya, ia mengajak semua pihak yang terlibat dalam rakor ini agar terlibat aktif memberikan saran dan masukan terkait dengan potensi dan kerawanan pemilu sebagai upaya pencegahan dini dari potensi konflik.

Ketua Bawaslu Provinsi NTB, Itratip, ST. MT mengatakan, kegiatan ini penting karena menyangkut pelanggaran Pemilu 2024. Menjelang praktek money politik, mengingat Bima salah satu daerah di NTB yang praktek Money politiknya sangat tinggi. 

Terkait dengan money politik modusnya sangat banyak, berdasarkan pemilu sebelumnya, money politik sasaran utamanya kalangan bawah dan tidak menutup kemungkinan di kalangan mahasiswa demikian. 

"Mudah-mudahan adik-adik mahasiswa tidak terpengaruh dengan modus dimainkan oknum Caleg," harapnya. 

Sebelum membuka Rakor ini secara resmi ia mengingatkan bahwa praktek money politik merupakan ancaman bagi masa depan generasi penerus bangsa dan mencederai pemilu.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar