SPACE IKLAN

header ads

Pemda Geratiskan 510 Meter Air, Rangga : Komitment Pemerintah Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

Foto. Istimewa.

Laporan: David
Juma'at, 27 Februari 2026

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK UTARA,-Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah daerah memastikan pelayanan air bersih bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Gangga, telah berjalan optimal dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2026.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KLU, Rangga Wijaya, menjelaskan bahwa proyek SPAM di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, telah menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan fisik.

“SPAM Desa Genggelang sudah diaudit BPKA untuk pekerjaan tahun lalu. Auditnya dilakukan minggu lalu. Progresnya sudah 100 persen dan sudah beroperasi,” ujar Rangga kepada Media ini pada Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar, sebanyak 510 sambungan rumah (SR) meter air telah diberikan secara gratis kepada masyarakat. Saat ini, layanan air bersih tersebut sudah dapat dimanfaatkan tanpa dikenakan biaya pemakaian.

“Pelayanan ke masyarakat kita berikan sambungan rumah meter gratis sebanyak 510 unit dan sudah beroperasi. Sementara pemakaiannya masih gratis. Nanti sampai dengan serah terima FHO (Final Hand Over), baru kita sosialisasikan bersama PDAM untuk dikenakan tarif,” katanya.

Rangga menambahkan, hingga proses serah terima akhir (FHO) dilakukan, tarif resmi belum diberlakukan. Setelah tahapan tersebut rampung, pemerintah daerah bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) akan melakukan sosialisasi terkait mekanisme dan besaran tarif kepada masyarakat.

Dengan capaian tersebut, ia optimistis program SPAM di Kecamatan Gangga dapat diselesaikan sepenuhnya tahun ini.

“Jadi di Kecamatan Gangga, insya Allah tahun ini tuntas untuk SPAM,” ujarnya.

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2026, Dinas PUPR KLU juga telah menyiapkan kelanjutan pembangunan SPAM di Kecamatan Bayan, tepatnya di Desa Akar-Akar dan Desa Loloan. Jumlah sambungan rumah yang direncanakan dalam tahap lanjutan ini mencapai sekitar 200 unit.

“Untuk tahun ini kelanjutan di Kecamatan Bayan di Desa Akar-Akar dan Desa Loloan jumlahnya sekitar 200 unit. Segera kita tender tahun ini,” kata Rangga.

Namun demikian, proses tender belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat karena masih menunggu pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Termasuk pembangunan untuk organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seluruh paket pekerjaan akan dilelang setelah proses administrasi anggaran rampung.

“Semua belum tender, termasuk juga pembangunan OPD. Setelah selesai pergeseran APBD baru bisa kita tender semua. Tahun ini pasti jalan,” ucapnya.

Program SPAM ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur di Kabupaten Lombok Utara.


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar