WARTABUMIGORA.ID|JAKARTA – Foto yang beredar luas di media sosial terkait dugaan pelaku kejahatan ternyata dipastikan bukan foto asli, melainkan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Hal ini disampaikan oleh Roby Heri Saputra selaku Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
Menurut AKBP Roby, gambar yang viral tersebut justru menyulitkan proses penyelidikan karena tidak menggambarkan ciri-ciri asli pelaku.
“Foto yang beredar di media sosial tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI. Hal ini justru mempersulit identifikasi ciri-ciri pelaku yang sebenarnya,” ujar Roby dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil analisis rekaman serta keterangan saksi di lapangan, kepolisian telah mengantongi sejumlah ciri-ciri pelaku yang sebenarnya.
Polisi menyebut pengemudi kendaraan menggunakan kaos kombinasi putih dan biru, celana gelap, serta helm hitam, dan mengendarai sepeda motor matic Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021.
Sementara itu, penumpang yang dibonceng diketahui menggunakan masker penutup wajah berwarna hitam, kaos biru tua, serta celana jeans panjang yang dilipat pendek.
AKBP Roby menegaskan hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyidikan secara intensif untuk mengungkap identitas pelaku.
“Saat ini proses penyidikan masih berjalan. Kami menggunakan metode ilmiah dan analisis forensik untuk menemukan serta mengungkap identitas pelaku, termasuk kemungkinan adanya pihak lain atau dalang di balik kejadian ini,” jelasnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.
Pihak kepolisian memastikan akan terus mengembangkan penyelidikan hingga para pelaku berhasil diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

0 Komentar