WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Kopihyang Corner resmi membuka cabang ketiganya di Jalan Jenderal Sudirman, Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (3/7/2026) malam. Grand opening tersebut tidak hanya menjadi penanda ekspansi usaha kuliner lokal, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyerahan santunan kepada anak yatim, bantuan bagi orang tua lanjut usia (jompo), serta penyaluran bantuan untuk Masjid Manbaul Barakah di Dasan Geres Selatan dan Yayasan Darul Amal Al-Azhar di Dasan Tapen.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan rangkaian hiburan live music, pertunjukan akustik, hingga pembagian doorprize kepada para pengunjung. Sejumlah tamu undangan dan pelanggan setia turut hadir untuk mengikuti acara syukuran sekaligus mencicipi berbagai menu makanan dan minuman yang disajikan.
Owner Kopi Hyang Corner, Dimas Wicaksono, mengatakan pembukaan cabang baru tersebut dikemas secara sederhana sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ajang memperkenalkan menu kepada masyarakat.
"Hari ini kami mengadakan syukuran sederhana dengan mengundang pelanggan setia dan tamu undangan untuk menikmati test food makanan maupun minuman yang kami sajikan," ujarnya.
Dimas menjelaskan, Kopihyang pertama kali berdiri pada 2023. Cabang pertama berlokasi di kawasan Cakranegara, kemudian berkembang dengan cabang kedua di Jempong, dan kini membuka cabang ketiga di Gerung, Lombok Barat.
Menurutnya, pemilihan Gerung sebagai lokasi usaha didasarkan pada potensi kawasan yang terus berkembang. Ia melihat kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan anak muda, terhadap ruang berkumpul yang nyaman dengan harga terjangkau masih cukup besar.
"Gerung memiliki potensi yang bagus. Aktivitas masyarakat mulai ramai, terutama saat akhir pekan dengan adanya kegiatan Car Free Night. Kami melihat ini sebagai peluang untuk menghadirkan tempat berkumpul yang nyaman bagi masyarakat," katanya.
Ia mengungkapkan, Kopihyang Corner sementara beroperasi setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 22.00 WITA. Ke depan, jam operasional direncanakan diperpanjang menjadi pukul 08.00 hingga 24.00 WITA seperti dua cabang lainnya.
Dari sisi menu, Kopihyang Corner menawarkan berbagai pilihan minuman kopi, kopi susu, hingga kopi kekinian. Selain itu tersedia aneka camilan dengan kisaran harga Rp10.000 hingga Rp15.000, seperti kebab, edamame, mix platter, dan sosis solo. Sementara menu makanan berat dipasarkan mulai Rp15.000 hingga Rp35.000.
Dimas menegaskan pihaknya tetap mempertahankan harga yang terjangkau meski di tengah meningkatnya harga bahan baku. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar kualitas produk tetap terjaga sekaligus tetap dapat dijangkau masyarakat.
"Kondisi ekonomi memang sedang menantang karena harga bahan baku naik. Namun kami berusaha mempertahankan harga lama sekaligus menjaga kualitas produk," jelasnya.
Cabang Gerung saat ini mempekerjakan delapan orang karyawan dalam satu shift. Dimas menyebut jumlah tenaga kerja akan bertambah seiring meningkatnya operasional usaha. Ia juga memastikan perusahaan tetap membuka peluang rekrutmen sebagai bentuk kontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan di Nusa Tenggara Barat.
"Kami tetap membuka kesempatan kerja. Harapannya usaha ini dapat ikut memberdayakan masyarakat sekaligus membantu membuka lapangan pekerjaan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih," katanya.
Selain Gerung, Kophiyang juga telah menyiapkan rencana ekspansi ke dua wilayah lainnya, yakni Kabupaten Bima dan Lombok Timur.
Sementara itu, Lurah Dasan Geres, Umar Syarapudin, menyambut baik kehadiran Kophiyang Corner di wilayahnya. Menurutnya, investasi sektor usaha seperti ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.
"Kami mengucapkan terima kasih karena telah memilih Dasan Geres sebagai lokasi cabang ketiga. Kehadiran usaha ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk berinvestasi di wilayah kami," ujarnya.
Ia berharap semakin banyak pelaku usaha yang menjadikan Dasan Geres sebagai lokasi pengembangan bisnis, baik di sektor kuliner maupun bidang usaha lainnya, sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Umar juga menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha, pemerintah kelurahan, aparat keamanan, serta masyarakat agar iklim usaha tetap kondusif dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
Dengan mengusung konsep kedai kopi yang mengedepankan harga terjangkau, kualitas produk, serta kepedulian sosial, Kopihyang Corner berharap dapat menjadi salah satu ruang berkumpul baru bagi masyarakat Gerung sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan tenaga kerja di Kabupaten Lombok Barat.

0 Komentar