WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK TENGAH — Sejumlah warga Desa Beber, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mempertanyakan dugaan pengalihan atau pergantian data penerima bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak.
Persoalan mencuat setelah beberapa warga yang mengaku masih tercatat sebagai penerima manfaat justru tidak mendapatkan bantuan tersebut.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa. Ia menyebut dirinya merupakan warga lanjut usia dan merasa berhak menerima bantuan karena namanya masih tercantum dalam data penerima.
“Saya orang tua, jompo, janda tua. Kenapa saya tidak diberikan beras dan minyak tersebut, padahal nama saya sudah ada di data bansos,” ujarnya.
Warga tersebut berharap pemerintah melakukan pengecekan terhadap data penerima dan mekanisme penyaluran bantuan agar tidak terjadi kesalahan maupun ketidakjelasan di lapangan.
Koordinator Sebut Sudah Sesuai Prosedur
Menanggapi keluhan tersebut, Habibi selaku Koordinator Desa Beber membantah adanya persoalan dalam proses pengalihan data. Ia menjelaskan, pergantian penerima manfaat telah dilakukan melalui prosedur yang berlaku.
Menurut Habibi, proses tersebut juga telah diketahui oleh petugas terkait, termasuk pihak Bulog.
“Pengalihan data penerima manfaat tersebut sudah sesuai prosedur yang ada. Pihak petugas Bulog juga sudah mengetahui, dan pihak Bulog mengiakan adanya pengalihan atau pergantian data tersebut,” kata Habibi.
Meski demikian, keterangan tersebut belum sepenuhnya menjawab pertanyaan warga mengenai dasar pergantian penerima, mekanisme perubahan data, serta alasan warga yang sebelumnya tercatat sebagai penerima tidak lagi mendapatkan bantuan.
Karena itu, masyarakat berharap Pemerintah Desa Beber, Pemerintah Kecamatan Batukliang, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, serta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proses pendataan dan penyaluran bansos tersebut.
Pemeriksaan terhadap data penerima, dokumen penyaluran, serta keterangan dari pihak-pihak terkait dinilai penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kesimpulan bahwa telah terjadi penyimpangan. Dugaan pengalihan data tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait.

0 Komentar