Laporan: Ipul
Senin, 19 Oktober 2026.
WARTABUMIGORA.ID | BIMA – Pemerintah Kabupaten Bima mengusulkan anggaran sebesar Rp5,23 miliar kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk pembangunan Gudang Non-Sistem Resi Gudang (Non-SRG) pada Tahun Anggaran 2027. Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga komoditas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, saat bertemu Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Gambir, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Bima secara resmi menyerahkan proposal permohonan alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 untuk pembangunan Gudang Non-SRG di Kabupaten Bima.
Bupati Ady Mahyudi menjelaskan, pembangunan gudang tersebut menjadi salah satu kebutuhan penting dalam memperkuat infrastruktur perdagangan daerah, khususnya untuk mendukung pengelolaan hasil pertanian.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas penyimpanan yang memadai dapat memberikan alternatif bagi petani untuk menyimpan hasil panen ketika produksi meningkat. Dengan demikian, petani tidak harus menjual seluruh hasil produksinya secara bersamaan saat harga pasar sedang mengalami penurunan.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam menstabilkan harga komoditas pertanian lokal dan menjamin kelancaran arus distribusi barang. Dengan adanya sarana pendukung yang memadai, potensi ekonomi domestik Kabupaten Bima dapat kita optimalkan,” ujar Ady Mahyudi.
Ia berharap, pembangunan Gudang Non-SRG nantinya mampu memberikan manfaat langsung bagi petani dan pelaku usaha perdagangan di Kabupaten Bima. Selain memperkuat rantai distribusi komoditas, keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan stok pangan serta membantu mengurangi tekanan penurunan harga saat panen raya.
Usulan pembangunan ini juga sejalan dengan upaya memperkuat perdagangan dalam negeri, menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok, serta mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bima berharap Kementerian Perdagangan RI dapat menyetujui usulan alokasi anggaran sebesar Rp5,23 miliar tersebut pada Tahun Anggaran 2027.
Apabila terealisasi, pembangunan Gudang Non-SRG di Kabupaten Bima diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung pengembangan ekonomi daerah, sekaligus memberikan ruang yang lebih baik bagi petani dalam mengelola hasil panen dan menghadapi dinamika harga pasar.
0 Komentar