Terduga pelaku berinisial FZ (25), warga setempat, diduga membacok korban berinisial SM (38) menggunakan sebilah parang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kanannya dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Bima.
Berawal dari Teguran
Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 01.30 Wita di RT 09/RW 05, Desa Pela.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban menegur terduga pelaku yang diketahui masih berkeliaran pada tengah malam.
Korban menegur dengan mengatakan, "Au lampa sangadi menam ke, dula marurae," yang berarti, "Kenapa kalian keluyuran tengah malam? Silakan pulang tidur."
Diduga tidak menerima teguran tersebut, FZ kemudian kembali ke rumahnya untuk mengambil sebilah parang.
Tak lama berselang, terduga pelaku kembali mendatangi korban. Melihat kedatangan tersebut, korban kembali berkata, "Dee, arawalira re," yang berarti, "Sudah datang lagi kalian."
Tanpa banyak bicara, terduga pelaku diduga langsung membacok tangan kanan korban menggunakan parang.
Usai melakukan aksinya, terduga pelaku melarikan diri. Korban sempat memanggilnya agar berhenti, tetapi pelaku tetap kabur.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera membawa korban ke Puskesmas Monta untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena luka yang dialami cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Bima.
Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Diamankan Empat Jam Kemudian
Menerima informasi mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Monta langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, petugas melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan terduga pelaku. Polisi juga mengimbau pihak keluarga korban agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 04.00 Wita, personel Polsek Monta yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Monta, AKP Sudirman, berhasil mengamankan FZ.
Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Monta, AKP Sudirman, S.H., membenarkan penangkapan tersebut.
"Benar, terduga pelaku sempat kabur, namun dalam waktu singkat kami berhasil mengamankannya," tegas AKP Sudirman.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban, agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada kepolisian.
Terduga Pelaku Jalani Pemeriksaan
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Monta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Pasca kejadian tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Monta dilaporkan dalam keadaan kondusif.
0 Komentar