SPACE IKLAN

header ads

Gegara Ini, Air Sumur Berubah Cokelat, Warga Sintung Resah!

Foto. Istimewa.

Laporan: Zaenudin
Selasa, 13 Oktober 2026.

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK TENGAH — Warga Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, mengeluhkan perubahan warna air sumur menjadi kecokelatan. Warga khawatir kondisi tersebut berkaitan dengan aktivitas pengolahan batu emas di kawasan permukiman.

Menurut Mustajab warga setempat, meminta pemerintah segera memeriksa kualitas air sumur serta memastikan pengelolaan limbah dan legalitas usaha pengolahan emas tersebut.

Dalam video dokumentasi yang diterima redaksi, terlihat cairan keruh kekuningan di dalam sebuah wadah. Namun, penyebab perubahan warna air sumur dan dugaan pencemaran belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan laboratorium.

Ia juga menyoroti dugaan penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahan emas, termasuk sianida dan soda api. Mereka khawatir jika bahan kimia maupun limbah tidak dikelola sesuai ketentuan, kondisi tersebut dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pemerintah Desa Sintung bersama jajaran Polsek Pringgarata disebut telah turun langsung mengecek lokasi setelah menerima laporan warga.

Menurut sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya, pemilik usaha sebelumnya menyatakan akan memindahkan lokasi pengolahan dalam waktu satu minggu. Namun, hingga kini, aktivitas pengolahan batu emas tersebut disebut masih berlangsung.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan, mengambil sampel air sumur untuk diuji di laboratorium, serta mengecek perizinan dan pengelolaan limbah usaha tersebut.

“Kami meminta pemerintah segera turun tangan. Periksa kualitas air sumur dan pastikan kegiatan ini tidak membahayakan warga. Jika terbukti melanggar aturan, kami meminta tindakan tegas,” ungkap Mustajab seorang warga.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab perubahan warna air sumur, dugaan pencemaran, dan status perizinan usaha tersebut masih memerlukan verifikasi. Klarifikasi dari pihak pengelola juga diperlukan untuk memastikan pemberitaan yang berimbang.

Mustajab, berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar