WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Jalan amblas di Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, yang rusak akibat banjir sejak Februari 2026 hingga kini belum juga diperbaiki. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena jalan itu merupakan akses utama menuju pasar, sekolah, kantor pemerintahan, dan lahan pertanian.
Kepala Desa Tempos, H. Sudirman, meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Barat segera melakukan perbaikan sebelum musim hujan kembali tiba. Menurutnya, kerusakan bermula dari longsornya bahu jalan akibat tingginya curah hujan, padahal ruas jalan tersebut baru selesai diaspal dengan hotmix.
Akibat longsor, sebagian badan jalan kini berada dalam kondisi rawan dan berpotensi mengalami kerusakan lebih luas jika tidak segera ditangani. Sudirman menjelaskan, pembangunan jalan sebelumnya dilakukan Balai Jalan dengan dana APBN, namun perbaikan bahu jalan menjadi kewenangan pemerintah daerah karena statusnya merupakan jalan kabupaten.
Pemerintah Desa Tempos mengaku telah berulang kali berkoordinasi dengan Dinas PUPR, DPRD Lombok Barat, hingga DPRD NTB. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima desa, anggaran penanganan jalan tersebut sudah masuk dalam DIPA Kabupaten Lombok Barat.
Meski demikian, hingga pertengahan Juni 2026 belum ada realisasi pekerjaan fisik. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena kerusakan dikhawatirkan semakin parah dan dapat menyebabkan badan jalan terputus saat musim hujan.
Selain meminta percepatan perbaikan, pemerintah desa juga berharap ada langkah darurat untuk mengantisipasi risiko kecelakaan. Kerusakan jalan tersebut berdampak pada warga Desa Tempos dan Desa Banyu Urip yang setiap hari menggunakan jalur itu untuk bekerja, bertani, bersekolah, dan menjalankan aktivitas ekonomi.
“Harapan kami jalan ini segera diperbaiki agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan perekonomian warga tidak terganggu,” ujar Sudirman.

0 Komentar