WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Menanggapi sorotan masyarakat di media sosial terkait kondisi fisik Gedung Nifas RS Tripat Gerung yang dinilai kurang terawat dan disebut tidak pernah mendapatkan perbaikan, pihak rumah sakit menegaskan bahwa berbagai masukan tersebut telah menjadi perhatian manajemen dan masuk dalam agenda evaluasi pemeliharaan fasilitas.
Kasubag Humas dan Hukum RS Tripat Gerung, Baiq Dewi Septemi Abdiana, S.Kep., Ners., M.Kes., mengatakan bahwa kritik yang berkembang di tengah masyarakat merupakan bagian dari fungsi kontrol publik terhadap layanan kesehatan yang diberikan rumah sakit.
“Masukan yang disampaikan masyarakat terkait kondisi fisik Gedung Nifas kami terima sebagai bahan evaluasi. Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan publik yang beroperasi selama 24 jam, sehingga setiap kritik dan saran akan menjadi perhatian kami untuk perbaikan ke depan. Namun perlu dipahami bahwa pelaksanaan perbaikan fisik bangunan harus melalui tahapan perencanaan, pengukuran kebutuhan, dan penganggaran sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Baiq Temi, pemeliharaan fasilitas rumah sakit tidak hanya mencakup satu gedung, melainkan seluruh area pelayanan yang harus diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan dan urgensi. Karena itu, setiap rencana perbaikan dibahas dan ditetapkan melalui mekanisme yang telah ditentukan oleh manajemen rumah sakit.
Sementara itu, Kabag Umum dan Humas RS Tripat Gerung, Ulul Azmi, S.Psi.M.Sos., menegaskan bahwa kondisi fisik Gedung Nifas yang menjadi perbincangan di media sosial tidak berarti diabaikan oleh pihak rumah sakit. Menurutnya, berbagai kebutuhan perbaikan telah diidentifikasi dan saat ini sedang dalam tahap optimalisasi pelaksanaan.
“Terkait kondisi gedung yang menjadi sorotan masyarakat, kami tegaskan bahwa rumah sakit tidak pernah mengabaikan pemeliharaan fasilitas. Dari sisi pendanaan sebenarnya sudah tersedia, namun saat ini kami masih mengoptimalkan pekerjaan-pekerjaan teknis yang menjadi prioritas, seperti perbaikan kerusakan keran, instalasi listrik, dan fasilitas pendukung lainnya. Untuk kebutuhan perbaikan fisik gedung juga sudah masuk dalam perencanaan dan tinggal dilaksanakan sesuai tahapan yang telah ditetapkan,” jelas Ulul Azmi.
Pihak RS Tripat Gerung memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas fasilitas dan kenyamanan pasien. Manajemen rumah sakit juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan kritik dan saran secara konstruktif sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

0 Komentar