SPACE IKLAN

header ads

Miris! Perpusda Lombok Barat Cuma Punya 100 Ribu Buku, Kekurangan 900 Ribu Eksemplar

Foto. Istimewa.

Laporan: Zul
Kamis, 27 Agustus 2027.

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT — Kondisi koleksi buku di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Lombok Barat masih jauh dari kebutuhan ideal. Saat ini, perpustakaan tersebut hanya memiliki sekitar 100 ribu eksemplar buku, sementara kebutuhan ideal mencapai 1 juta eksemplar. Dengan demikian, Perpusda Lombok Barat masih kekurangan sekitar 900 ribu eksemplar buku.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Lombok Barat, Lalu Winengan, mengungkapkan bahwa belum ada penambahan koleksi buku sejak tahun lalu. Kondisi ini cukup memprihatinkan, terlebih gedung Perpusda Lombok Barat kini telah bertambah sehingga kebutuhan terhadap koleksi bacaan yang memadai semakin besar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena gedung Perpusda Lombok Barat kini telah bertambah, sementara koleksi buku yang tersedia belum mengalami peningkatan signifikan.

“Koleksi kita saat ini sekitar 100 ribu buku, sementara kebutuhan ideal mencapai 1 juta buku,” kata Lalu Winengan.

Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi kebutuhan koleksi tersebut. Karena itu, masyarakat diberikan kesempatan untuk ikut berkontribusi melalui donasi buku.

Donasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu menambah bahan bacaan sekaligus memperkaya pilihan buku yang tersedia bagi pengunjung perpustakaan.

Kebutuhan koleksi yang besar juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk menjadikan Perpusda sebagai pusat literasi yang mampu melayani kebutuhan informasi masyarakat.

Dengan bertambahnya gedung perpustakaan, diharapkan peningkatan fasilitas tersebut dapat diikuti dengan penambahan koleksi buku yang memadai.

Lalu Winengan berharap berbagai pihak, mulai dari masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi, komunitas hingga dunia usaha dapat ikut berpartisipasi dalam pengembangan Perpusda Lombok Barat.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan tidak hanya bergantung pada bangunan dan fasilitas, tetapi juga ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Upaya pengumpulan donasi buku pun menjadi salah satu alternatif untuk mempercepat penambahan koleksi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

Dengan dukungan berbagai pihak, kebutuhan sekitar 900 ribu eksemplar buku diharapkan dapat dipenuhi secara bertahap sehingga Perpusda Lombok Barat semakin mampu menjadi ruang belajar dan pusat literasi bagi masyarakat.


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar