Laporan: Ipul
Rabu, 26 Agustus 2026.
WARTABUMIGORA.ID | BIMA — Polemik rotasi dan mutasi kepala sekolah (Kepsek) di wilayah Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, berdampak pada aksi pemblokiran jalan lintas Donggo-Soromandi, Rabu (26/8/2026).
Aksi tersebut berlangsung sejak sekitar pukul 08.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 10.55 WITA. Sejumlah warga Desa Rada, khususnya Dusun Nggeru, melakukan blokade sebagai bentuk protes terhadap persoalan rotasi dan mutasi kepala sekolah yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan tuntutan agar Bupati Bima hadir langsung ke Desa Rada pada Kamis pagi, 27 Agustus 2026, untuk menemui warga sekaligus menuntaskan persoalan yang menjadi sumber polemik.
Warga menyatakan, apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka berencana kembali melakukan aksi blokade jalan. Bahkan, warga juga mengancam akan menutup akses pendidikan di SDN Inpres Nggeru sebagai bentuk desakan agar persoalan rotasi dan mutasi kepala sekolah segera diselesaikan.
Pemblokiran jalan lintas Donggo-Soromandi tersebut sempat mengganggu akses pengguna jalan. Kondisi ini menunjukkan bahwa polemik rotasi dan mutasi kepala sekolah telah berkembang menjadi persoalan sosial yang membutuhkan respons dan penyelesaian dari pemerintah daerah.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Bima dapat segera turun tangan, membuka ruang dialog dan memberikan penjelasan terkait kebijakan rotasi-mutasi tersebut sehingga tidak kembali memicu aksi blokade maupun mengganggu aktivitas masyarakat dan proses pendidikan di wilayah Desa Rada.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bima terkait tuntutan warga maupun langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan polemik tersebut.

0 Komentar