SPACE IKLAN

header ads

Arus Balik MotoGP: 562 Penumpang Kapal Cepat Padati Pelabuhan Senggigi


foto istimewa 

Laporan, zul 
Selasa, 13 Oktober 2026.

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Usai gelaran MotoGP di Lombok, arus balik penonton menuju Bali melalui Pelabuhan Senggigi meningkat tajam. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Barat melalui UPT Pelabuhan Senggigi mencatat 562 penumpang kapal cepat (fast boat) berangkat pada Senin, 12 Oktober 2026.

Penumpang tersebut dilayani sejumlah operator kapal cepat, antara lain Eka Jaya, Semaya, dan Wahana.

Kepala Dishub Lombok Barat, M. Hendrayadi, menyebut lonjakan itu terjadi pada volume penumpang, bukan pada jumlah armada. Layanan tetap berjalan 14 trip tanpa tambahan.

"Yang meningkat memang volume penumpangnya," kata Hendrayadi.

Pada hari biasa, jumlah penumpang kapal cepat di Pelabuhan Senggigi berkisar 150 hingga 200 orang per hari. Dengan 562 penumpang pada puncak arus balik, volume naik hampir tiga kali lipat atau sekitar 150 hingga 180 persen.

Arus balik berlangsung hingga sore hari, sekitar pukul 17.00 Wita. Hendrayadi mengatakan kepadatan kini telah mereda dan aktivitas pelabuhan berangsur normal.

Komposisi penumpang terbilang berimbang antara wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik. Hendrayadi menegaskan tidak ada kenaikan harga tiket selama penyelenggaraan MotoGP, sehingga tarif tetap normal.

Ia menambahkan, kondisi di Pelabuhan Lembar yang dikelola Pelindo berbeda. Arus penumpang di sana diperkirakan masih berlanjut hingga empat hari setelah puncak acara (H+4).

Tingginya jumlah penumpang menunjukkan kapal cepat melalui Pelabuhan Senggigi menjadi alternatif transportasi yang diminati penonton, baik saat menuju Lombok maupun saat kembali ke Bali selama MotoGP tahun ini.

Dishub Lombok Barat menilai hal ini sebagai peluang untuk terus mengembangkan layanan transportasi laut di Senggigi sebagai pilihan perjalanan praktis pada penyelenggaraan tahun-tahun mendatang.

"Pelabuhan Senggigi siap menjadi salah satu pilihan transportasi laut dalam mendukung kelancaran mobilitas wisatawan dan penonton event internasional di Lombok," demikian pernyataan Dishub.
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar