WARTABUMIGORA.ID | BIMA – Pemerintah Kabupaten Bima menyalurkan berbagai bantuan pemberdayaan ekonomi, pangan, kesehatan, dan kebersihan lingkungan bagi masyarakat Desa Lewintana dan Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Rabu (28/10/2026), melalui program Selasa Menyapa.
Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan, program tersebut tidak sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi menjadi upaya pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mengatasi persoalan mendasar, seperti kerawanan pangan, gizi kurang, dan stunting.
Menurut Ady, bantuan peralatan pengolahan pangan, mesin penggiling jagung, hingga paket ayam petelur diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat serta membuka peluang usaha berbasis potensi lokal.
“Bantuan ini merupakan instrumen pemberdayaan agar masyarakat Desa Lewintana dan Bajo lebih produktif dan mandiri secara ekonomi. Begitu pula penanganan stunting dan gizi kurang yang menjadi fokus bersama melalui penyaluran PMT dan dukungan Dapur B2SA,” ujar Ady.
Selain mendorong pemberdayaan ekonomi, Pemkab Bima juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk mendukung penanganan gizi kurang dan pencegahan stunting. Bantuan pangan turut diberikan kepada masyarakat yang masuk kategori rawan pangan di kedua desa tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan merawat fasilitas yang telah diberikan pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Menurutnya, penyerahan enam tong sampah terpilah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya serta penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah melalui program Selasa Menyapa benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan. Mari kita jaga dan rawat bersama semua bantuan ini agar memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Soromandi,” ungkap Irfan.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi peralatan Dapur B2SA berupa panci, wajan, baki, serokan, dan sutil. Selain itu, terdapat peralatan pengolahan pangan lokal berupa kompor gas, oven, dan mesin penggiling jagung.
Pemerintah daerah juga menyerahkan paket ayam petelur lengkap dengan pakan dan obat-obatan, bantuan pangan bagi masyarakat rawan pangan, PMT untuk mendukung perbaikan gizi, serta enam tong sampah terpilah.
Melalui program Selasa Menyapa, Pemkab Bima berharap berbagai bantuan tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, serta mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih dan sehat.
0 Komentar