SPACE IKLAN

header ads

Tim Penilai Provinsi NTB Turun Langsung, Posyandu Mawar Wakili Kabupaten Bima

Foto. Istimewa.

Laporan: Ipul 
Senin, 2 Oktober 2026.

WARTABUMIGORA.ID | BIMA – Posyandu Mawar, Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, mendapat kunjungan Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka verifikasi dan penilaian lapangan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan Posyandu. 

Kedatangan Ketua Tim Penilai, Teguh Gatot Yuwono, S.Hut., M.Eng., bersama rombongan disambut meriah melalui atraksi tradisional Mpaa Manca. Rombongan kemudian diiringi menuju lokasi kegiatan dengan tarian Wura Bongi Monca yang ditampilkan di lapangan Desa Kambilo. 

Bupati Bima, Ady Mahyudi, yang hadir didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima, Drs. H. Masykur, MM, sejumlah kepala perangkat daerah pengampu enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, serta unsur Muspika, menegaskan bahwa keberhasilan Posyandu tidak sekadar diukur dari capaian dalam perlombaan. 

Menurutnya, Posyandu harus mampu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara berkelanjutan. 

"Posyandu yang hebat bukanlah Posyandu yang hanya terlihat bagus ketika dinilai, tetapi yang kehadirannya selalu dirasakan dan manfaatnya nyata bagi masyarakat. Inilah semangat yang harus terus kita bangun," ungkap Ady Mahyudi. 

Ia berharap Posyandu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang aktif, inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mewujudkan keluarga sehat, masyarakat sejahtera, serta sumber daya manusia Kabupaten Bima yang berkualitas. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Bima, Tim Pembina Posyandu, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, para kader, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mengantarkan Kabupaten Bima meraih juara kedua pada penilaian tingkat kabupaten/kota tahun 2026. 

Ady Mahyudi berpesan agar kader dan masyarakat Desa Kambilo terus menjaga semangat serta kekompakan dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu Mawar. Ia mengingatkan agar keberhasilan Posyandu tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi lebih mengutamakan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono, menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, keakuratan data, serta koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan pelayanan Posyandu. 

Ia juga memberikan apresiasi terhadap dedikasi para kader yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, kerja keras kader turut berperan dalam upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut. 

"Peninjauan di Posyandu Mawar hari ini menjadi ajang pembuktian bahwa seluruh aspek administrasi yang tersurat maupun komitmen yang tersirat benar-benar terwujud secara nyata, konsisten, dan faktual dalam pelayanan sehari-hari," tegas Teguh. 

Di sisi lain, Kepala Desa Kambilo, Ardiansyah, S.Pd., menjelaskan bahwa Posyandu Mawar kini terus dikembangkan menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi dengan enam bidang SPM. 

Enam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial. 

Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Pemerintah Desa Kambilo berkomitmen memperkuat Posyandu Mawar melalui penguatan regulasi dan integrasi program ke dalam APBDes, pelatihan serta pembinaan kader bersama instansi terkait, hingga peningkatan sinergi lintas sektor. 

Selain itu, keterlibatan masyarakat dan transparansi kegiatan maupun anggaran menjadi bagian penting dalam memastikan Posyandu Mawar mampu memberikan pelayanan yang optimal. 

Penilaian tingkat provinsi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat kualitas pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kambilo, khususnya melalui peran strategis Posyandu yang semakin terintegrasi.
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar