Lombok Barat, wartabumigora.com -- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) melalui Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat (Lobar) menyikapi maraknya informasi terhadap kasus cacar monyet, (Monkeypox) yang sedang beredar di beberapa daerah terutama Lombok Barat.
H. Rahman selaku Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat menjelaskan, Kasus cacar monyet (monkeypox ) ini merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang di tularkan oleh virus ke manusia dari hewan seperti monyet dan hewan pengerat (Rodent) melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi kulit hewan yang terinfeksi, dan mengonsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi (bush meart).
" Tapi ini kita caritau dulu dan sementara ini kewenangan pemerintah pusat dari kementerian kesehatan salah satunya adalah direktorat jenderal P2P Pemberantasan penyakit menular," imbuhnya. Senin (20/5/2019). di ruangannya.
Menurut H. Rahman, pihaknya saat ini belum menerima informasi dari pemerintah pusat dari Kementerian Kesehatan melalui Direktorat jenderal P2P ( Pemberantasan Penyakit Menular), bahwa sudah ada kasus cacar monyet (Monkeypox), yang sudah masuk di indonesia,
" Jadi intinya apabila itu ada atau tidak ada yang jelas adalah bagaimana kita berusaha agar tidak terjangkit oleh cacar monyet (monkeypox), satu - satunya adalah dengan melalui perilaku hidup bersih saja dengan mencuci tangan sebelum makan," lanjutnya.
Selain itu juga, H. Rahman menjelaskan, dengan kasus cacar monyet (Monkeypox) ini merupakan penularan antar manusia sangat mungkin, namun jarang, virus (monkeypox) dapat di tularkan ke manusia ketika ada kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi gigitan atau cakaran, pasien yang terkonfirmasi (monkeypox), atau bahan yang terkontaminasi virus termasuk pengelolahan daging binatang liar, yang masuknya virus adalah melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, atau selaput lendir antaranya mata, hidung, atau mulut.
" Dan jika ada hal semacam itu nanti tentunya kita liat dari sosfek atau gejala - gejala, tentunya nanti masyarakat terindikasi cacar monyet (monkeypox) pasti akan kelihatan hasilnya di lef laboratorium, ya baru kita tetapkan, jika ada gejala, tapi untuk sementara ini kita belum dapat informasi keberadaan kasus cacar monyet (monkeypox) di Lombok Barat apalagi di wilayah NTB," ujarnya.
Untuk menyikapi hal tersebut, Pemerintah Lombok Barat, melalui Kepala Dinas Kesehatan tentunya nanti akan berkoordinasi dengan Dinas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang ada di pelabuhan Lembar guna memberikan penanganan terhadap masyarakat pasalnya Pelabuhan Lembar merupakan pintu masuk.
" Mereka punya kewenangan untuk melakukan itu dan di situ juga ada uapaya pencegahan tentang penyakit menular. (lalu).

0 Komentar