SPACE IKLAN

header ads

9 Pegawai Pemkab Lobar Tanpa Keterangan Tidak Masuk Kerja, Di Hari Pertama Usai Libur Panjang



Lombok Barat,wartabumigora.com- 10 juni 2019 - Hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1440 H lingkup Pemerintah  Kabupaten Lombok Barat diawali dengan apel pagi. Apel untuk lingkup Sekretariat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah  H. Moh.Taufik di pelataran Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (10/6).

Apel ini merupakan apel pertama setelah libur panjang dan  nampak ramai dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Semoga saja setelah libur panjang,  semangat kita makin berkobar untuk melanjutkan pekerjaan yg masih tertunda" kata Taufik.

Taufik berharap apel pagi berikutnya bisa selalu ramai seperti kali ini.

"Jangan hanya hari pertama kerja ini saja yg ramai apel, tapi pada hari lain juga jangan sampai kurang" lanjut taufik sambil mengabsen kehadiran staf pada setiap Bagian di Lingkup Sekertariat Daerah.

Menurut Kabag Organisasi dan Tata Lakasana Setda Lombok Barat, H. Subardi, tingkat kehadiran ASN pada hari pertama masuk kerja mencapai sebanyak 98 persen.

"Ada 9 orang PNS yang tidak hadir atau belum hadir tanpa keterangan. Jika dibandingkan dengan tahun 2017 ada peningkatan kehadiran sebanyak 0,02 persen, karena pada tahun 2017 ada 13 orang PNS yang tidak masuk tanpa keterangan," terang Subardi.

Di Lombok Barat sendiri menurut data Badan Kepegawaian Daerah, jumlah pegawai lingkup Pemkab Lombok Barat berjumlah 2.458.

"Itu data pegawai kita non guru dan non pegawai di Puskesmas," terang Kepala BKD PSDM Suparlan di tempat terpisah.

Di hari pertama ini, selain 9 orang yang tidak hadir tanpa keterangan, terang Suparlan, ada 24 ASN yang masih menjalankan cuti, 8 orang izin, dan 10 orang sakit.

"Mereka yang 9 orang tanpa keterangan itu, akan kita arahkan ke Kepala OPDnya masing-masing untuk diberikan sangsi," pungkas Suparlan.

Suparlan menambahkan, dalam rangka mengetahui aktivitas secara langsung, Bupati Lombok Barat dan Wakil Bupati pun melakukan inspeksi mendadak.

"Pak Bupati sidak ke Kantor Camat Gerung, Dinas Damkar, dan Bapenda. Kalau bu Wabup, sidak ke Kantor Camat Sekotong," tutur Suparlan.

Temuan mereka di lokasi sidak, rata-rata dihadiri secara lengkap oleh ASN. Kecuali sidak bu Wabup, terang Suparlan, mendapati dua orang ASN di Kecamatan Sekotong tidak hadir tanpa keterangan.

Laporan kehadiran para ASN itu sendiri, oleh BKD dan Bagian Ortal Setda Lombok Barat langsung dilaporkan ke Kementerian PAN-RB di Jakarta.

"Itu sesuai dengan arahan dari KemenPAN-RB," pungkas Subardi.(llu)
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar