SPACE IKLAN

header ads

Dosen STKIP Bima Penelitian Di Sembilan Provinsi Se- Indonesia, Terkait Hal Ini


Bima NTB, Wartabumigora.com.- Kegiatan penelitian merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Pada tahun 2019 salah satu hibah penelitian dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kementristek-Dikti) yang berhasil diperoleh Dosen Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima yaitu pada skim Penelitian Strategis Nasional Institusi (PSNI) dengan judul penelitian “Pengembangan Model Pembelajaran Berkarakter Berorientasi Education for Sustainable Development (ESD) untuk Membentuk Genereasi Emas yang Berkarakter dan Berwawasan Berkelanjutan”. Penelitian tersebut dilatar belakangi karena kekhawatiran dan keresahan dosen STKIP Bima terhadap karakter dan moral generasi bangsa yang kian mengalami degradasi.

Adapun Dosen STKIP Bima yang mendapatkan Hibah Penelitian yakni Dr. Amran Amir, M.Pd,. Dr. Ismail Yasin, M.Si,. Magfirah Perkasa, M.Pd dan Muhammad Satriawan, M.Pd.

Ketua STKIP Bima, sekaligus Ketua Tim Peneliti, Dr. Amran Amir, M.Pd mengatakan jika diperhatikan kian hari generasi mengalami degradasi karakter dan moral, yang muda tidak lagi menghormati yang tua, minim toleransi, buang sampah sembarangan dan merusak lingkungan. Hal tersebut menurutnya harus dibenahi bersama, walaupun dirinya sadar karakter itu tidak bisa dirubah dalam waktu singkat

"Dengan adanya model pembelajaran ini bisa membantu para guru di sekolah”. Kata Dr. Amran Amir, M.Pd. Senin (17/0619).


Sementara itu, menurut salah satu anggota tim peneliti, Magfirah Perkasa, M.Pd,. Bahwa penelitian tersebut dibagi menjadi 2 tahapan. Tahap pertama dilakukan pengembangan model dan perangkat pembelajaran model berkarakter berorientasi education for sustainable development (ESD) yang diberi nama Model Karakter ESD. Setelah itu divalidasi oleh tiga orang ahli yakni Profesor dari Universitas Negeri Makassar (UNM), lalu diujicobakan di beberapa sekolah se-provinsi Nusa Tenggara Barat. Tahapan itu telah dilaksanakan pada tahun 2018. Sedangkan pada tahap kedua dilakukan penyebaran Model Karakter ESD di sembilan provinsi yang ada di Indonesia yaitu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Bali, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, dan Lampung. Tahapan ini dilakukan pada tahun 2019 ini.

“Kami telah melakukan penyebaran Model Karakter ESD dan bermitra dengan guru-guru di 9 sekolah yang ada di 9 Provinsi di Indonesia. Alhamdulillah. Pihak sekolah merasa senang dengan adanya model dan perangkat pembelajaran Karakter ESD hasil karya dosen STKIP Bima, insya Allah akhir bulan juni 2019 hasil penelitian ini akan kami presentasikan melalui kegiatan seminar internasional pendidikan matematika dan sains yang bertempat di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung," ujarnya.

Pelaksanaan penelitian tersebut dapat terlaksana dengan baik juga dibantu atas keterlibatan dosen pelaksana yang terdiri dari tiga orang dosen STKIP Bima yaitu Muhammad Irwansyah, M.Pd,. Nurfidianty Annafi, M.Pd,. Dan Khaerunnisa, M.Cs.

"Penelitian ini juga dibantu oleh dua orang dosen luar STKIP Bima yaitu Dhidi Erwanto, M.Pd,. Dari Universitas Sembilan Belas November Kolaka dan Jaharuddin, M.Pd dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong," jelasnya.(abd)
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar