yang tergabung dalam Aliasi Gabungan Masyarakat dan Buruh (AGMB), Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Senin (17/6/2019) kembali menggelar unjukrasa di bundaran pertigaan lampur merah depan kantor BPMPD Dompu, DPRD, Pemda dan Kantor Disnakertrans Dompu.
Hal ini dilakukan mereka untuk kembali menyampaikan aspirasi (tuntutan) meminta kenaikan gaji dan jaminan kesehatan serta lainnya.
Koordinator Lapangan (Korlap) dari AMKD, Edi Kurniawan, mengatakan, hari ini pihaknya selaku AMKD kembali melakukan aksi unjukrasa (demo) untuk kembali menyampaikan aspirasi buruh PT Lancar Sejati.
"Sampai saat ini tuntutan mengenai kenaikan gaji dan jaminan kesehatan buruh belum juga direalisasikan," ujar Edi, saat diwawancarai di lokasi berlangsungnya aksi unjukrasa di depan kantor DPRD Dompu.
Dikatakan Edi, para buruh selama ini sudah bekerja dengan baik. Bahkan kata Dia, mereka membanting tulang (kerja) mulai pagi sampai sore, bahkan malam hari. Menurut Edi, seharusnya perusahaan (PT Lancar Sejati,Red) harus memikirkan mengenai kesejateraan dan hak hak lainnya.
"PT Lancar Sejati seharusnya memikirkan nasib para buruhnya. Bukan malah terkesan mengabaikan hak buruh. Padahal mengenai apa saja hak buruh, sudah tertuang dalam aturan keternagakerjaan," katanya.
Berangkat dari hal ini tepatnya melalui aksi unjukrasa tambah Edi, pihaknya menyampaikan tuntutan antaralain, berikan status (legalitas) yang jelas bagi buruh. Berikan upah (gaji) layak sesuai UMK/UMR. Jaminan kesehatan dan kecelakaan. Tunjangan hari tua dan kematian. Hak dasar berlibur atau cuti dan Berikan tunjuangan hari raya (THR).
"Itulah berbagai tuntutan kami yang harus segera ditindaklanjuti oleh PT Lancar Sejati. Kalau tidak maka kami akan terus bergerak (unjukrasa) melakukan aktivitas penyegelan kantor PT Lancar Sejati," tegasnya.
Selain itu Sambung Edi, pihaknya berharap adanya respon dari DPRD Dompu, Pemda dan Disnakertrans Dompu untuk para buruh mendapatkan haknya sesaui dengan ketentuan dan aturan yang ada.
"Kami minta para wakil rakyat dan pemerintah tidak tinggal diam melihat penderitaan yang dialami oleh para buruh PT Lancar Sejati," pintannya.
Sementara, Kepala Disnakertrans Dompu, Ir, H. Moh Syaiful HS, M.Si, dihadapan massa aksi menyapaikan, pihaknya selaku Disnakertrans merasa berterimakasih atas kehadiran massa (buruh PT Lancar Sejati) yang hadir untuk menyampaikan aspirasinnya.
"Ini sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kami selaku Disnakertrans untuk menindaklanjuti kelurahan para buruh di Kabupaten Dompu ini," ujar Syaiful didamping Kabid Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans Dompu, Sadaruddin SE, saat menerima kehadiran massa aksi di kantor setempat.
Mengenai apapun yang menjadi aspirasi dan tuntutan para buruh, dirinya berjanji akan segera menindaklanjutinya dengan cara memanggil PT Lancar Sejati, guna membahas mengenai tuntutan para buruh tersebut.
"Hari ini kami akan membuat surat panggilan untuk PT Lancar Sejati agar menghadap di kantor Disnakertrans," kata Syaiful
Tidak hanya itu, pihaknya meminta kepada massa aksi agar memberikan waktu selama 3 hari ini menangani persoalan atau aspirasi para buruh."Hari kamis 20/6/2019 kami akan fasilitasi pertemuan antara para buruh dan PT Lancar Sejati yang akan berlangsung di kantor Disnakertrans ini," janjinya.
Lebih jauh Syaiful menjelaskan, apapun yang menjadi tuntutan dan aspirasi para buruh, itu harus ditidakalanjuti oleh PT Lancar Sejati. Sebab item itu menurut Dia, sudah menjadi kewajiban perusahaan yang tertuang dalam aturan dan udang undang keternagakerjaan.
"Kalau saya lihat, apirasi dan tuntutan para buruh ini normatif saja. Dan semuanya memang sesuai dengan hak hak buruh yang harus direalisasikan oleh perusahaan," paparnya.
Usai mendapat tanggapan dan respon dari Disnakertrans, akhirnya massa aksi atau para buruh langsung bergerak dan meninggalkan kantor setempat.
Sebelumnya, massa aksi melakukan aksi unjukrasa di pertigaan cabang lampu merah depan kantor BPMPD Dompu. Kemudian massa bergerak menuju kantor DPRD Dompu.
Setelah sampai di kantor setempat, massa melakukan orasi
secara bergantian. Namun sayangnya, saat orasi berlangsung tidak ada satupun wakil rakyat (DPRD) yang hadir dan menemui massa aksi.
Karena tidak ditanggapi DPRD, massa aksi pun bergerak menuju kantor Pemda Dompu dan melakukan orasi bergantian. Namun sayang lagi, aksi unjukrasa ini pun tidak direspon oleh pihak Pemda setempat.
Akhirnya, massa aksi pun kembali bergerak menuju kantor Disnakertrans Dompu dan melakukan orasi secara bergantian guna menyampaikan aspirasi dan tuntutan yang dituangkan dalam unjukrasa tersebut.(IR3)


0 Komentar