SPACE IKLAN

header ads

Telan Biaya Milyaran, Pembangunan GOR di Dompu Mangkrak

Gelanggang Olahraga (GOR)  Kabupaten Dompu.

WARTABUMIGORA. Dompu - Masih ingatkah kita dengan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR)  Kabupaten Dompu pada pemerintahan HBY - ARF dengan pagu anggaran 12 miliar.

Gelanggang Olahraga (GOR) adalah arena atau tempat untuk menampung kegiatan jasmani berupa permainan, perlombaan, dan kegiatan jasmani yang intensif dalam rangka memperoleh rekreasi, kemenangan, dan prestasi optimal.

Menurut informasi dari Kabid Olahraga Dikpora Dompu,  Pak Hikmah, GOR yang berada di jalan lintas Ginte tersebut merupakan Gelanggang dengan tipe B dengan pagu anggaran sebesar dua belas miliar.

"Tipe B, yaitu GOR yang dalam penggunaannya melayani wilayah Kabupaten/Kota, dengan standar kapasitas penonton 1000-3000 orang, dan fasilitas olahraga yang tersedia adalah minimal 1 lapangan basket, 1 lapangan bola voli, dan 1 lapangan bulutangkis," terang Kabid Hikmah pada wartabumigora.id.

Gelanggang Olahraga (GOR) merupakan sebuah kawasan olahraga terpadu yang diperuntukkan untuk berbagai macam aktivitas olahraga di dalamnya. Misalnya GOR yang menyediakan berbagai macam fasilitas meliputi lapangan bola voli, lapangan bulu tangkis, lapangan futsal, gedung basket, kolam renang, dan lain sebagainya yang masih di dalam kawasan tersebut. 

Tidak hanya dijadikan sebagai sarana olahraga, kawasan GOR saat ini juga bisa dijadikan sebagai sarana rekreasi bagi warga karena didalam kawasan ini biasanya juga terdapat arena bermain anak.

Pantauan media,  areal GOR yang hampir lebih kurang lima hektar tersebut kini sangat tertutup dan tidak terurus,  awak media yang hendak masuk dalam kawasan tidak memungkinkan adanya karena GOR di gembok dari berbagai sisi dan hanya bisa mengambil gambar di sela sela pagar dengan tembok sangat tinggi namun sayang didalamnya dipenuhi semak belukar. 

Direktur Eksekutif,  LPPK Akbar Invalid pada media menduga pembangunan tersebut syarat dengan penyimpangan,  hal ini dikatakan Akbar karena fungsi GOR tersebut tidak maksimal.

" Saya selaku warga yang pernah tinggal di dompu beberapa tahun banyak melihat fakta dan kondisi riil GOR ini pembangunannya mangkrak dengan anggaran puluhan miliar dan tidak tersentuh," urai pemuda yang pernah menikahi gadis dompu namun kini sudah berpisah dan telah pindah ke Bima. 

Masih Akbar,  GOR itu kini telah menjadi atensi lembaga swadaya yang dipimpinnya,  dan menegaskan tengah meng investigasi persoalan tersebut.

" Kita tengah meng investigasi sejauhmana kerugian negara yang ditimbulkan oleh mangkraknya  GOR dengan anggaran APBN masa pemwrintahan HBY ARIF tersebut," tambahnya. 

PPPK  Proyek GOR Dompu yang dihubungi wartabumigora.id yang enggan diwartakan namanya mengatakan dengan jujur dan apa adanya,  Kamis (20/5/2021) di rumahnya di Dompu.

" Bahwa proyek tersebut tidak mangkrak mas,  cuman ditunda karena covid -19 oleh pusat,  jadi itu aja,  jadi tidak benar mangkrak,  gor tetap akan dilanjutkan setelah pandemic berlalu,"  pungkasnya pada wartabumigora.id. (Tm).

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar