SPACE IKLAN

header ads

Fenomena Aneh di Beleka, Lantai Rumah Panas hingga Air dari Dalam Tanah Mendidih

Foto. Istimewa.

Laporan: ll
Juma'at, 27 Maret 2026

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Warga Dusun Bilatepung, Desa Beleka, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, digegerkan dengan munculnya fenomena alam yang tidak biasa di rumah salah satu warga, Iswadi, pada Jumat (27/03/2026).

Peristiwa tersebut bermula saat Iswadi merasakan suhu panas yang tidak wajar pada bagian ubin lantai rumahnya. Awalnya ia mengira hal tersebut biasa, namun karena rasa panas semakin terasa kuat, ia pun memutuskan untuk mencari sumbernya.

“Awalnya saya cuma merasa lantai panas, tapi makin lama makin terasa aneh. Akhirnya saya gali untuk memastikan,” ungkap Iswadi kepada warga sekitar.

Setelah dilakukan penggalian dengan kedalaman sekitar satu meter, warga dikejutkan dengan munculnya asap dari dalam tanah. Tak hanya itu, air yang terdapat di dalam lubang galian terlihat mendidih, memunculkan kepanikan sekaligus rasa penasaran dari warga setempat.

Melihat kejadian tersebut, warga langsung berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan fenomena yang jarang terjadi itu. Sebagian warga bahkan sempat khawatir akan kemungkinan adanya aktivitas berbahaya dari dalam tanah.

Kepala Desa Beleka, Islahudin, S.IP, yang mendapat laporan dari warga langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi.

“Kami langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Saat ini kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak mendekat terlalu dekat demi keselamatan,” jelas Islahudin.

Pemerintah desa pun segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut. Tak lama berselang, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat bersama jajaran Polsek Gerung tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan dan kajian awal.

Salah satu petugas BPBD Lombok Barat menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab munculnya panas dari dalam tanah tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan di lapangan. Dugaan sementara bisa jadi terkait aktivitas geotermal atau reaksi tertentu di dalam tanah, namun untuk memastikan penyebabnya masih perlu kajian lebih lanjut,” ujar petugas BPBD di lokasi.

Hingga saat ini, area sekitar lokasi telah dipantau oleh aparat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta tidak berkerumun terlalu dekat dengan titik munculnya panas.

Fenomena ini pun menjadi perhatian luas masyarakat, mengingat kejadian serupa jarang terjadi di kawasan permukiman warga. Pihak berwenang memastikan akan terus melakukan pemantauan guna memastikan tidak ada potensi bahaya yang mengancam keselamatan warga sekitar.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar