WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK UTARA,-Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara ( KLU ) Denda Dewi Tresni Budi Astuti akhirnya memberikan klarifikasi terkait ribut-ribut di Media Sosial baru-baru ini terkait pemasangan pagar besi di wilayah Malimbu.
"Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara Denda Dewi Tresni Budi Astuti, menjelaskan bahwa menurut saya ini hanya miskomunikasi semata,"ujarnya pada Selasa ( 18/11/2025 ) di Kantornya.
Lebih lanjut Denda Dewi menjelaskan bahwa pemasangan plang identitas berbahan besi tersebut merupakan bagian dari program promosi Destinasi Wisata untuk memperkuat branding pariwisata daerah kedepannya.
"Atas dasar itulah kami akhirnya memprogramkannya di APBD murni 2025, dengan total anggaran 50 juta rupiah untuk plang identitas Destinasi wisata tersebut, salah satu nya yang ada di Malimbu, dengan harapan agar wisatawan mengetahui sedang berada di daerah mana dan juga bisa langsung berselfie dan bersuwa foto di plang identitas tersebut,"pungkasnya.
Menurut Denda Dewi, plang identitas tersebut bertujuan memberikan informasi dan memudahkan wisatawan mengenali nama lokasi wisata yang di kunjungi, terutama bagi wisatawan luar daerah.
Terkait lokasi pemasangan di Trotoar yang dianggap mengganggu pemandangan dan kenyamanan wisatawan, pihak nya langsung menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk membongkar dan memasangnya kembali di tempat yang seharusnya dan tidak mengganggu pemadangan dan menghilangkan sisi estetiknya dan saat ini juga kami sedang melakukan komunikasi dengan pihak Balai Jalan,"ungkapnya.
"Sementara itu, salah satu pedagang di Malimbu Zaenudin sangat mendukung pemasangan papan nama tersebut karena nantinya dapat mempercantik spot selfie di Malimbu ini,"katanya.
"Kami sebagai pedagang mendukung pemasangan papan nama ini, biar pengunjung makin ramai, masalah ribut-ribut di medsos itu saya heran juga orang belum selesai bekerja sudah pada ribut, saat ini pemerintah mau membangun daerah kita ini agar semakin terkenal, kalau sudah terkenal pasti wisatawan akan banyak datang ke daerah kita ini dan kita sebagai pedagang pastinya senang karena banyak wisatawan yang datang dan belanja,"ucap Zaenudin.

0 Komentar