SPACE IKLAN

header ads

Bentrok Warga di Tente Bima Jelang Idulfitri, Sejumlah Orang Terluka

Foto. Istimewa.

Laporan: Ipul
Rabu, 18 Maret 2026

WARTABUMIGORA.ID|BIMA-Situasi mencekam pecah di Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Rabu (18/3/2026) pagi. Dua kelompok warga terlibat bentrokan brutal hanya beberapa hari menjelang Idulfitri 2026, memicu kepanikan dan melumpuhkan aktivitas di pusat keramaian.

Bentrokan berpusat di Cabang Tente titik urat nadi perlintasan antarwilayah yang seketika berubah menjadi arena konflik terbuka. Di lokasi ini, dua kelompok warga terlibat aksi saling serang secara intens, menggunakan batu, senjata tajam, hingga busur panah yang membuat situasi semakin tak terkendali.

Menurut keterangan warga setempat, ketegangan sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya, namun baru memuncak menjadi bentrokan terbuka pada Rabu pagi.

“Ketegangan dari kemarin lusa. Cuma hari ini baru mulai saling serang di Cabang Tente,” ujar Junaidin (35), warga sekitar lokasi.

Akibat bentrok tersebut, akses jalan utama di kawasan Tente lumpuh total. Massa dilaporkan memblokade jalan dengan membakar ban bekas, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

“Tak bisa melintas sekarang. Semua akses jalan ditutup,” tambahnya.

Selain mengganggu arus lalu lintas, bentrokan juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Pasar, terminal, dan pertokoan di sekitar lokasi terpaksa tutup karena situasi yang tidak kondusif.

“Karena bentrok ini, aktivitas di pasar dan terminal Tente lumpuh. Toko-toko semuanya tutup,” ungkap Sahbudin, warga lainnya.

Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka-luka akibat lemparan batu dan serangan busur panah. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah pasti korban.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Brimob telah dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Namun, ketegangan antarwarga masih berlangsung dan belum sepenuhnya mereda.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Woha dan Polres Bima, serta Camat Woha, belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab bentrokan maupun langkah penanganan lanjutan.

Masyarakat diimbau untuk menghindari area Tente sementara waktu dan tetap waspada terhadap perkembangan situasi.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar