WARTABUMIGORA.ID BIMA - Seorang tukang bangunan bersama anaknya dilaporkan tersengat arus listrik saat memasang tiang rumah permanen di Desa Ngali, Kabupaten Bima, Rabu (13/5/2026).
Kedua korban diketahui bernama Arifin dan anaknya, Ardin, warga asal Desa Runggu. Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika keduanya diduga sedang memasang tiang bangunan rumah yang kemudian menyentuh kabel listrik milik PLN di sekitar lokasi kejadian.
Insiden tersebut membuat warga sekitar panik dan segera meminta bantuan petugas Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Belo untuk melakukan evakuasi korban.
Kepala Pos Damkar Belo, Adiguna Fikri, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu menerima laporan adanya warga tersengat listrik, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi korban,” ujarnya.
Petugas Damkar bersama warga kemudian berhasil mengevakuasi kedua korban untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, setelah menjalani penanganan, keduanya dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini memicu sorotan warga terhadap kondisi jaringan kabel listrik di wilayah permukiman yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. Warga berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan dan penataan jaringan listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

0 Komentar