WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Mengawali masa baktinya sebagai Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Lombok Barat (Lobar), AKBP Mellysa Amalia langsung mengambil langkah strategis dengan menggelar silaturahmi intensif bersama para tokoh masyarakat, mantan pejabat daerah, serta elemen sipil lainnya. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk memperkuat sinergitas antara institusi kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan silaturahmi perdana tersebut dimulai dengan kunjungan ke kediaman H. Lalu Daryadi, seorang tokoh masyarakat kharismatik di wilayah Sekotong, tepatnya di Gedeng Sekotong, Lombok Barat, pada Rabu (22/7/2026).
Dalam kunjungannya, AKBP Mellysa Amalia tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Lobar serta Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta. Kehadiran jajaran pimpinan Polres ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam membangun komunikasi dua arah yang harmonis sejak hari-hari pertama kepemimpinannya.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman H. Lalu Daryadi atau yang akrab disapa Miq Tuan Dar tersebut berjalan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak ada sekat formal yang kaku, melainkan dialog terbuka yang mencerminkan semangat kolaboratif.
Miq Tuan Dar menyambut baik dan mengapresiasi langkah inisiatif Kapolres baru tersebut. Ia menilai bahwa kunjungan silaturahmi ini merupakan sinyal positif bagi stabilitas keamanan di Lombok Barat.
“Kami siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kunjungan Ibu Kapolres ke Gedeng Sekotong ini membawa harapan agar Lombok Barat selalu aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Miq Tuan Dar.
Ia juga menambahkan bahwa selama ini hubungan komunikasi antara unsur masyarakat dengan Polres Lobar sudah terjalin dengan harmonis. Dengan kedatangan Kapolres baru, ia berharap tali silaturahmi tersebut semakin erat dan dapat mendorong partisipasi proaktif warga dalam mencegah gangguan kamtibmas.
Silaturahmi ini tidak hanya melibatkan tokoh masyarakat lokal, tetapi juga dihadiri oleh figur-figur penting di tingkat kabupaten dan provinsi. Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah mantan Bupati Lombok Barat, Hj. Sumiatun, serta Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Irwansyah Triadi.
Kehadiran mantan Bupati Hj. Sumiatun dan anggota legislatif tersebut menegaskan bahwa upaya menjaga kamtibmas di Lombok Barat merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga masyarakat sipil.
Para tokoh yang hadir menyampaikan apresiasi atas komitmen AKBP Mellysa Amalia yang mengutamakan pendekatan humanis dan dialogis. Mereka juga menyampaikan harapan agar Polres Lobar di bawah kepemimpinan baru ini dapat memberikan perhatian khusus terhadap persoalan-persoalan kamtibmas yang menjadi atensi utama masyarakat, serta terus mempertahankan kepercayaan publik yang telah terbangun.
Langkah AKBP Mellysa Amalia mengunjungi tokoh masyarakat di awal masa tugasnya dinilai sebagai strategi preventif yang efektif. Dengan membangun relasi personal dan kepercayaan dengan para opinion leader atau pemimpin opini di masyarakat, kepolisian diharapkan dapat lebih cepat mendeteksi potensi gangguan keamanan dan menyelesaikan masalah secara dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Sinergitas adalah kunci. Kami ingin memastikan bahwa polisi hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tentram,” implikasi dari semangat yang ditunjukkan dalam pertemuan tersebut.
Dengan dukungan penuh dari tokoh masyarakat seperti H. Lalu Daryadi, mantan Bupati Hj. Sumiatun, serta perwakilan rakyat di DPRD NTB, Kapolres Lombok Barat optimis dapat menjalankan tugasnya dengan lancar demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Bumi Patut Patuh Patju.

0 Komentar