WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK, NTB — Seorang warga Aik Mual Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar Lombok Barat bernama Amak Mahsun alias Amak Uki diduga menjadi korban pembegalan di kawasan Jurang Batu Bawi, Desa Mareje Timur dekat wilayah perbatasan, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.
Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh warga yang mengetahui peristiwa itu. Berdasarkan keterangan awal, korban diduga diserang oleh dua orang pelaku menggunakan senjata tajam jenis berang.
Akibat serangan tersebut, korban dilaporkan mengalami luka. Setelah melukai korban, kedua pelaku diduga mengambil sejumlah barang milik korban dan kemudian melarikan diri.
“Kejadiannya sekitar jam 5 pagi di Jurang Batu Bawi, dekat perbatasan. Korban Amak Mahsun atau Amak Uki, warga Aik Mual, dilukai menggunakan senjata tajam,” demikian keterangan yang diterima terkait kejadian tersebut.
Adapun barang-barang milik korban yang dilaporkan dibawa kabur pelaku terdiri dari satu unit Honda Vario 125 warna hitam, dua karung cabai merah besar dengan berat sekitar 23 kilogram, serta sebuah dompet.
Dompet tersebut dilaporkan berisi empat STNK dan uang tunai sekitar Rp150.000.
Sumber informasi juga menyebutkan bahwa pelaku berjumlah dua orang. Namun, hingga kini identitas maupun ciri-ciri kedua pelaku belum diketahui secara pasti.
Warga berharap kasus tersebut segera mendapat penanganan dari aparat kepolisian. Selain untuk mengungkap identitas pelaku, penyelidikan juga diharapkan dapat memastikan kronologi kejadian dan mengamankan barang-barang milik korban.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kasus tersebut. Informasi terkait luka korban, laporan polisi, serta perkembangan penyelidikan masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang.
Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian, mengidentifikasi kedua pelaku, serta menelusuri keberadaan barang-barang milik korban yang diduga dibawa kabur.
Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun motif di balik aksi tersebut.

0 Komentar