SPACE IKLAN

header ads

750 PNS Pemkab Bima Ikuti Profiling ASN di BKN Mataram

Foto. Istimewa.

Laporan: Ipul
Kamis, 3 September 2026.

WARTABUMIGORA.ID | BIMA — Sebanyak 750 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima akan mengikuti Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) di Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara (UPSCPKP) BKN Mataram.

Peserta profiling berasal dari sejumlah perangkat daerah, unit pelaksana teknis dinas (UPTD) hingga kantor camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Kepastian pelaksanaan kegiatan tersebut tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Nomor 800/661/07.2/2026 tentang Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Profiling ASN yang ditujukan kepada para kepala perangkat daerah dan kepala unit kerja di lingkup Pemkab Bima.

Sekda Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, Rabu (2/9/2026), menjelaskan bahwa pelaksanaan ProASN tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling ASN.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menindaklanjuti Surat Kepala Kantor Regional X BKN Nomor 239/B-AK.02.02/SD/KR.X/2026 tentang Pelaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) Tahun 2026.

Menurut Adel, ProASN merupakan bagian dari program percepatan penyediaan data mengenai potensi dan kompetensi ASN. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam mendukung pembangunan dan penerapan manajemen talenta pada instansi pemerintah.

Ia meminta seluruh peserta mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Para peserta diharapkan mempersiapkan diri dengan baik untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian Program ProASN Tahun 2026,” terang Adel.

Pelaksanaan ProASN bagi 750 PNS tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 September 2026 di UPSCPKP BKN Mataram.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi ASN sekaligus penyiapan talenta untuk mendukung pengisian jabatan manajerial di lingkungan pemerintahan.

Dalam pelaksanaannya, Profiling ASN menjadi instrumen untuk menilai sejumlah aspek penting, meliputi potensi intelektual, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, serta literasi digital.

Hasil profiling diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai potensi dan kompetensi ASN sehingga dapat dimanfaatkan dalam pengembangan karier, pengelolaan talenta, serta penempatan ASN sesuai kompetensinya.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar