SPACE IKLAN

header ads

Nurdinah Maju Pilkades Sukamakmur, Bawa Gagasan Data Digital hingga Penguatan BUMDes


foto istimewa 

Laporan, zul 
Rabu, 7 Oktober 2026

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT — Suasana pendaftaran bakal calon kepala desa (kades) Sukamakmur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, berlangsung meriah pada hari terakhir, Rabu (7/10/2026).

Nurdinah, warga Dusun Kebon Kongok, menjadi pendaftar ketiga pada hari terakhir pendaftaran Pilkades Sukamakmur. Ia datang bersama ratusan pendukung yang mengiringi proses pendaftaran dengan musik tradisional.

Iring-iringan tersebut membuat suasana di sekitar lokasi pendaftaran semakin semarak. Para pendukung berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda, ibu-ibu, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga simpatisan lainnya.

Setibanya di lokasi, Nurdinah menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan kepada panitia. Berkas tersebut kemudian diperiksa dan diverifikasi oleh panitia Pilkades.

Setelah melalui proses pemeriksaan, panitia menyatakan dokumen persyaratan pendaftaran Nurdinah lengkap dan menerima pendaftarannya sebagai bakal calon kepala Desa Sukamakmur.

Nurdinah mengatakan keputusannya maju dalam Pilkades merupakan hasil dorongan masyarakat dan keluarga. Ia mengaku melihat masih adanya ruang untuk mendorong perkembangan Desa Sukamakmur sehingga memilih ikut dalam proses pencalonan.

"Yang pertama ini dorongan dari masyarakat. Kemudian terkait dengan perkembangan desa yang kita lihat selama ini. Dengan perkembangan desa yang kita lihat sekian tahun ini, sehingga kami memutuskan untuk bismillah dan bergerak bersama teman-teman melalui pencalonan diri ini," kata Nurdinah.

Ia menegaskan, pencalonannya kali ini merupakan pengalaman pertama mengikuti pemilihan kepala desa.
Menurut Nurdinah, keputusan mendaftar pada hari terakhir tidak didasari pertimbangan khusus. Pendaftaran tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama tim dan masyarakat yang mendukungnya.

"Tidak ada pertimbangan khusus sebenarnya kalau mengambil hari terakhir. Ini karena kesepakatan tim. Jadi ini rencana dari teman-teman semuanya dan kita ikuti apa yang menjadi keinginan masyarakat," ujarnya.

Dalam pencalonannya, Nurdinah mengusung slogan "Besopok Periri Dese". Slogan tersebut, kata dia, merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat dari berbagai dusun untuk bersatu dan bersama-sama membangun desa.

"Harapan kita mudah-mudahan kita bisa besopok atau bersatu dalam rangka periri dese, periri gembeng," katanya.

Nurdinah juga membawa visi yang dirangkum dalam akronim "SIAP", yakni Solid, Inspiratif, Aktif, dan Produktif.

Ia mengatakan visi tersebut diarahkan untuk membangun kekompakan sekaligus mendorong pemerintah desa dan masyarakat agar lebih aktif serta produktif dalam menjalankan berbagai kegiatan.

Jika nantinya mendapat amanah memimpin Desa Sukamakmur, Nurdinah menyebut pembenahan data desa menjadi salah satu hal yang akan menjadi perhatiannya. Ia ingin mendorong pengelolaan data secara digital agar data yang digunakan pemerintah desa lebih sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

"Hal yang pertama tentunya terkait pembenahan data, data digital. Karena banyak kita dengar aspirasi dari masyarakat terhadap data-data yang kurang sesuai dengan fakta masyarakat di lapangan," ujarnya.

Selain pembenahan data, Nurdinah juga menyoroti pelayanan publik. Ia mengatakan kantor desa harus menjadi tempat yang memberikan pelayanan cepat sekaligus nyaman bagi masyarakat.

"Kita beranggapan bahwa kantor desa ini adalah rumah masyarakat. Jadi kita akan berbuat bagaimana pelayanan masyarakat dengan cepat, kemudian masyarakat merasa nyaman masuk ke kantor desa, merasa masuk seperti masuk ke rumah sendiri," katanya.

Program lainnya adalah pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih. Nurdinah mengatakan pengembangan kedua sektor tersebut akan diarahkan untuk menggali potensi ekonomi yang dimiliki Desa Sukamakmur.

Ia menyebut sektor pertanian menjadi salah satu potensi utama desa. Selain itu, kondisi wilayah yang berada di kawasan pegunungan juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan, termasuk sektor pariwisata.

"Di sini hampir 80 persen pertanian. Kita pertanian dan pegunungan. Lewat BUMDes kita akan coba kembangkan pertanian kita, termasuk juga dengan pariwisata yang ada," ujarnya.

Di tengah tahapan Pilkades yang mulai memasuki proses pencalonan, Nurdinah juga mengingatkan para pendukungnya agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai sumber konflik.

Ia meminta seluruh masyarakat Sukamakmur tetap menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

"Perbedaan pilihan itu wajar dan memang lumrah. Tapi tetap perbedaan itu kita bingkai dalam bentuk kasih sayang bersama dalam ruang lingkup Desa Sukamakmur," katanya.

Nurdinah berharap masyarakat dari seluruh wilayah Desa Sukamakmur tetap kompak hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.
"Sukamakmur tetap aman dan mudah-mudahan bisa maju," ujarnya.

Desa Sukamakmur merupakan salah satu dari 77 desa di Kabupaten Lombok Barat yang akan melaksanakan Pilkades serentak 2026.
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar