SPACE IKLAN

header ads

Selasa Menyapa di Woha, Pemkab Bima Salurkan Bantuan Untuk Warga Dadibou dan Penapali

Foto. Istimewa.

Laporan : Ipul
Rabu, 7 Oktober 2026.

WARTABUMIGORA.ID | BIMA — Pemerintah Kabupaten Bima kembali turun langsung menyapa masyarakat melalui program Selasa Menyapa. Kali ini, Kecamatan Woha menjadi sasaran, dengan Desa Dadibou dan Desa Penapali sebagai titik kegiatan.

Rangkaian program diawali dengan Ngopi Bareng pada Selasa malam (7/10/2026), yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bima. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, mempertemukan langsung jajaran pemerintah daerah dengan masyarakat.

Bupati Bima Ady Mahyudi hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, jajaran kepala perangkat daerah, Kepala BNN Kabupaten Bima, Camat Woha Irfan H.M. Nor, S.Sos., unsur Muspika, Ketua BAZNAS Drs. A. Zubair HAR, para kepala desa serta masyarakat.

Tak hanya berdialog, Pemkab Bima juga membawa sejumlah bantuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Bantuan tersebut meliputi alat pengolahan pangan Dapur B2SA, peralatan pengolahan pangan lokal komoditas unggulan, Paket Makanan Tambahan (PMT) untuk penanganan gizi kurang dan stunting, hingga paket bantuan pangan bagi masyarakat rawan pangan di Desa Dadibou dan Penapali.

Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan, bantuan yang diberikan harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat gotong royong serta membangun komunikasi yang aktif antara masyarakat, pemerintah desa dan perangkat daerah.

“Jangan sampai bantuan hanya berhenti sebagai bantuan. Manfaatkan sebaik-baiknya agar memberikan dampak bagi masyarakat,” pesan Bupati.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti pemerintah.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menegaskan, program Selasa Menyapa merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan mendengarkan kondisi masyarakat secara langsung.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif menyukseskan berbagai program pembangunan daerah, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Melalui Selasa Menyapa, Pemkab Bima ingin memastikan pembangunan tidak hanya berlangsung di ruang pemerintahan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat dan menyentuh kebutuhan warga.
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar