SPACE IKLAN

header ads

Ciptakan Hidup Bersih dan Sehat, Pengurus Vihara Desa Mareje Bangun 10 Unit Jamban Sederhana

HEADLINE NEWS
Oleh. ll
Selasa 15 Februari 2022.

Lombok Barat - Dukung Pola hidup bersih dan sehat Pengurus Vihara Giri Metta Dusun Nyompal Desa Mareje Kecamatan Lembar Lombok Barat NTB membangun 10 unit Jamban sederhana bagi masyarakat (Umat Budha) yang kurang mampu. 

Menurut Ketua Vihara Giri Metta, Upasaka Pandita Ajuna Madhawa Duta saat ditemui di kediamannya menjelaskan bahwa, masih tingginya angka Buang Air Besar (BAB) sembarang tentu sangat memicu kekhawatiran tingginya angka penyebaran penyakit, hal tersebut terlihat dari minimnya kepemilikan sarana sanitasi seperti jamban dan WC keluarga, dimana hanya terdapat di tempat tempat umum seperti tempat pendidikan dan tempat ibadah, kondisi tersebut juga masih dijumpai pada umat Buddha di Vihara Giri Metta Dusun Nyompal  Desa Mareje  Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat NTB. 

" Minimnya kepemilikan sarana sanitasi tersebut disamping faktor kurangnya kesadaran pentingnya sarana sanitasi juga faktor yang lebih dominan adalah keterbatasan kemampuan warga untuk membuatnya," Ujar Ketua Vihara Giri Metta, Upasaka Pandita Ajuna Madhawa Duta. Selasa (15/2/2022). 

Terdorong oleh keinginan membantu umat kurang mampu kata dia (Upasaka Pandita Ajuna Madhawa Duta red) tentu saat ini dalam mendukung program pemerintah mewujudkan masyarakat sehat dengan tersedianya sarana sanitasi yang memadai seperti WC atau Jamban keluarga yang memadai.

" Kami pengurus Vihara akan membangun 10 unit Jamban sederhana dengan dukungan dermawan dan donatur secara gotong royong.kami membangunkan sederhana tapi siap pakai dan penerima manfaat jika sudah memiliki penghasilan dapat menyelesaikan secara swadaya." harapnya. 

Lebih jauh Pandita Madhawa Duta menjelaskan, memang dari Desa ada program pembuatan jamban tetapi masih terbatas karena sifatnya berkelompok sehingga kurang merata dinikmati oleh warga terutama warga kurang mampu.

" Program desa kan terbatas karena sifatnya berkelompok sehingga kurang merata untuk masyarakat yang kurang mampu," cetusnya. 

Ditempat yang sama Ketua Persaudaraan Muda Mudi Buddha Vihara Giri Metta (PMB.VGM), Arya Dharma sekaligus Ketua Panitia Pelaksana program ini, menyampaikan dari bawah ia harus membangkitkan kesadaran bahwa perilaku hidup sehat yang di galakkan oleh pemerintah adalah demi kesehatan masyarakat. 

" Karenanya sekecil apapun partisipasi yang kami lakukan lambat laun akan menggerakkan masyarakat lain untuk melakukan kontribusi yang sama, sebagaimana yang selalu di sampaikan oleh Pimpinan Majelis agar semua umat menumbuhkan dan mempraktekkan semangat gotong royong dan tolong menolong," Katanya.

Menurut Arya Dharma, untuk sumber Dana program ini adalah dana sukarela dan gotong-royong dari umat, dermawan dan donatur yang tergerak mendukung guna mewujudkan masyarakat sehat minimal dari segi sarana sanitasi terpenuhi.

" Ya kita secara sukarela dan ber gotong-royong dari umat," jelasnya. 

Terpisah di sekretariat Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kabupaten Lombok Barat, selaku Lembaga yang membina Vihara, Pandita dan umat Buddha, Ketua MBI Kabupaten Lombok Barat Upasaka Pandita Ajjuna Aggaviro Nasib,S.Pd.B mengatakan bahwa ia selalu mendorong pengurus Vihara dan Banom untuk melaksanakan program yang yang langsung menyentuh dan manfaatnya di rasakan oleh umat dan bersinergi dengan komponen masyarakat lainnya.

" Sekecil apapun program itu pasti akan bermanfaat bagi penerimanya, selanjutnya kami menyampaikan penghargaan atas dukungan dan sumbangsih semua dermawan yang telah mewujudkan program mulia ini, " ujar pria yg sering di panggil Romo Nasib ini.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar