SPACE IKLAN

header ads

10 Kostum Perpaduan Pulau Lombok dan Sumbawa Bakal di Hadirkan Dalam Festival MIF 2024

Foto. Istimewa.

Rabu, 5 Juni 2024.
Oleh, Ihsan.
Editor, Baiq Nining.

𝓦𝓪𝓻𝓽𝓪𝗕𝗨𝗠𝗜𝗚𝗢𝗥𝗔.𝗜𝗗, LOMBOK TENGAH - Mandalika International Festival (MIF) yang diselenggarakan oleh mahasiswa dari Program Studi Usaha Perjalanan Wisata dipastikan bakal lebih meriah lagi pada tahun 2024 ini.

Berbagai rangkaian kegiatan akan diselenggarakan mulai dari fashionfashion Show dari Mandalika dan Samota, International Show, Nusantara Show, Sasambo Culture Performance, Mandalika Expo, table top and exhibition, hingga familirization trip and Suistanable. 

Dalam Mandalika International Festival kali ini dipastikan bakal menampilkan fashion show dari Pulau Lombok dan Sumbawa dengan total 10 kostum. 

Direktur event Mandalika International Festival Sirajuddin SSTPar SPd MTPar CEP CEM CEE menjelaskan, dengan produk dan prototype dari Mandalika International Festival yang sudah mulai kelihatan, maka pihaknya akan menampilkan dalam bentuk kostum Bukit Merese, Bukit Seger, Sirkuit MotoGP Mandalika, Kuta Mandalika termasuk kostum legenda Mandalika. 

Dikatakannya, kostum legenda Mandalika belum pernah dimunculkan dalam event apapun karena memang merupakan karya baru yang hanya ada di Mandalika International Festival. 

"Kami juga akan melakukan kolaborasi dengan Pulau Sumbawa tentang potensi NTB yang terkait dengan hiu paus, kuda, kerbau dan surfing yang menggambarkan adanya satu kesatuan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa," terang Sirajuddin saat dikonfirmasi Tribun Lombok di Praya, Rabu (4/6/2024).

Menurutnya, didalam mengembangkan pariwisata, Mandalika merupakan salah satu pijakan didalam mengembangkan pariwisata yang berbasis destinasi tersebut. 

Lebih lanjut Sirajuddin mengatakan, kostum nantinya yang akan ditampilkan adalah hasil renungan dan perjalanan bahwa daya tarik Mandalika ada di beberapa tempat wisata yang dituangkan dalam ide dan gagasan dalam bentuk kostum fashion. 

"Daya tarik Mandalika akan dituangkan dalam bentuk kostum fashion, dalam bentuk produk mulai dari T-shirt, souvenir maupun dalam bentuk yang lain. Model kostum masih kita rahasiakan dan akan kita launching pada Bulan September," beber Sirajuddin. 

Sirajuddin menjelaskan, pihaknya melakukan launching pada Bulan September supaya tidak ditiru oleh designer yang lain. 

Sirajuddin mengatakan, filosofi awal dari Mandalika International Festival adalah mengangkat keunikan Kawasan Mandalika yang ada di Pulau Lombok.

Kawasan Mandalika jadi konten utama dalam mengembangkan konsep Mandalika International Festival. Dari pemikiran itu, akhirnya muncul gagasan dari Poltekpar Lombok dengan asosiasi pariwisata dan dinas Pariwisata NTB. 

"Pada awal tahun Mandalika International Festival pada tahun 2023 mendapatkan respon baik dari bapak Bupati Lombok Tengah dan dari dinas provinsi NTB. Pada tahun itu kita tampilkan wajahnya dulu, nama event, dan tema-temanya. Belum begitu kuat dari sisi dan prototype namun Mandalika International Festival pada tahun ini prototipe dan produk event sudah mulai kelihatan," jelas Sirajuddin. 

Menurutnya, meskipun event ini mengambil nama Mandalika tapi mengambil pula budaya-budaya dari Nusantara seperti halnya tahun lalu menampilkan budaya dari 10 kabupaten/kota di Indonesia. 

Pihaknya berharap nantinya supaya ada kabupaten/kota lainnya yang hadir pada Mandalika International Festival 2024 sehingga melahirkan sebuah produk. 

"Kita ingin melahirkan sebuah produk tentang jawa Mandalika. Itulah yang kita tonjolan kepada budaya-budaya Nusantara. Bahwa Mandalika ada keistimewaan dan ada sesuatu yang epic sehingga temanya tahun ini adalah The Epic of Mandalika," terang Sirajuddin. 

"Kenapa saya tertarik mengangkat Mandalika ini? Saya sudah keliling ke Gili Trawangan, Senggigi, Pantai Pink, Tete Batu, tenryata budaya Sasak itu unik. Saya melihat sesuatu yang internasional itu ada di kawasan Mandalika sehingga bisa diharapkan adanya event Mandalika ini bisa menghidupkan suasana, kreativitas dan lifestyle di masyarakat Mandalika yang tidak lain tujuannya adalah pertumbuhan ekonomi," pungkas Sirajuddin.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar