SPACE IKLAN

header ads

Puncak Festiva Kurikulum Merdeka dan Perpisahan Dikemas Dalam Bentuk Kreasi Seni Budaya Mbojo

Foto. Istimewa

Rabu, 5 Juni 2024
Oleh. Dae Eldan
Editor. Baiq Nining

𝓦𝓪𝓻𝓽𝓪𝗕𝗨𝗠𝗜𝗚𝗢𝗥𝗔.𝗜𝗗, 𝗞𝗢𝗧𝗔 𝗕𝗜𝗠𝗔 - Kegiatan puncak festival kurikulum merdeka sekaligus perpisahan anak didik kelas VI (enam) dengan tema "Dengan kurikulum merdeka mewujudkan siswa-siswi yang inovatif dah beradab" yang di laksanakan oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 62 Rontu Kota Bima pada hari Rabu, 5 Juni 2024 dihalaman sekolah.

Pada pra acara menampilkan kreatifitas siswa-siswi seperti, tari lenggo (tari khas Mbojo), tari kipas, tari lopi penge, ngaji, puisi, pidato bahasa Inggris, serta kreatif lainnya yang menjadi sebuah ketertarikan bagi yang hadir yaitu, nilai budaya dan menggunakan kain ciri khas kebanggaan dou Mbojo yakni, tembe nggoli dengan berbagai corak serta motif.

Agenda ini merupakan bentuk apresiasi dari dewan guru, siswa-siswi dan orang tua wali murid yang ada di SDN 62 Rontu Kota Bima. turut hadir pada kegiatan yakni, Dikpora kota Bima, tokoh agam. tokoh pemuda, orang tua wali murid. 


Kepala SDN 62 kobi Syahraini dalam sabutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini kami rancang khusus, bentuk apresiasi kami terhadap kurikulum merdeka", ungkapnya.

Sekokah kami sudah 2 (dua) tahun  melaksanakan kurikulum merdeka dan berdampak pada kualitas siswa yang ada sangat signifikan bagi murid di sekolah kami", terang Syahraini.

Kami juga sangat berharap kepada orang tua wali murid untuk mendukung kinerja kami di sini, bentuk dukungannya yaitu, menitipkan anak-anaknya pada SDN 62 kobi dan memberikan arahan kepada anak didik agar tetap belajar di rumah selepas mendapatkan pendidikan di sekolah", harapnya. 

Alumni dari SDN 62 sangat berprestasi, entah melalui kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler nya dan kami sangat bangga pada siswa-siswi yang ada di sekolah kami, tanpa dukungan dari seluruh elemen yang berada di ruang lingkup Kelurahan Rontu lebih-lebih pemerintah dari segi penunjang kegiatan belajar mengajar yang layak, kami tidak mungkin bisa", ucapnya dengan nada haru dan bangga.


Dikpora kota Bima (penjabat mewakili) Habiah dalam sambutnya Kita harus memilih sekolah di ronttu, alasanya zona dan kita harus bangga menjadi orang rontu serta mengembangkan kualitas pendidikan di wilayah kita sendiri", ungkapnya.

bicara soal sekolah yang ada di kota Bima, SDN 62 kobi tidak kalah saing dengan sekolah  lainnya, justru sekolah ini sering mendapatkan berbagai prestasi dari kualitas kurikuler dan ekstrakurikuler serta banyak mencetak pemimpin", terang Habiah.

Mari mendukung kurikulum merdeka dengan cara menitipkan anak-anak kita di SDN 62 kobi   untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan berinovatif dalam berbagai aspek", tutupnya.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar