WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK TENGAH-Pengurus Pemuda Pancasila Kecamatan Pringgarata menyoroti proses tender pembangunan dua puskesmas di Kabupaten Lombok Tengah. Mereka menduga terdapat sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan lelang yang perlu mendapat perhatian pihak berwenang.
Salah seorang pengurus berinisial EL mengungkapkan bahwa proses tender tersebut menimbulkan tanda tanya karena hanya diikuti sejumlah perusahaan dari luar daerah. Menurutnya, tidak adanya peserta dari Lombok Tengah menjadi perhatian tersendiri.
"Kami menduga proses ini sudah diatur. Bahkan sudah beredar informasi mengenai siapa calon pemenangnya. Dugaan kami, perusahaan dengan nomor urut terendah yang akan memenangkan tender, sementara peserta lainnya hanya sebagai pelengkap," ujar EL, Rabu (10/6/2026).
Ia meminta penyelenggara lelang, termasuk LPSE Kabupaten Lombok Tengah, menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan serta menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas.
EL juga menegaskan pihaknya siap melaporkan persoalan tersebut ke aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, dr. H. Mamang Bagiansyah, hingga berita ini disusun belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan yang disampaikan tersebut.

0 Komentar