SPACE IKLAN

header ads

Evi Avita Maya Soroti Ancaman Disinformasi, Tekankan Penguatan Kebangsaan di Lombok Barat

Foto. Istimewa.

Laporan: Jul
Sabtu, 13 Juni 2026

WARTABUMIGORA.ID| LOMBOK BARAT – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Evi Avita Maya, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kantor Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama MPR RI dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi NTB.

Kegiatan tersebut dihadiri Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mataram, Prof. Dr. Kurniawan, Ketua HIPPI NTB Rosidi, Kepala Desa Giri Sasak Hamdani, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kepala Desa Giri Sasak, Hamdani, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi Empat Pilar MPR RI menjadi sarana penting dalam memperkuat wawasan kebangsaan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

" Ya kami apresiasi pelaksanaan kegiatan ini, dan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa," Ujar Hamdani. sabtu (13/6/2026).

Sementara itu, Ketua HIPPI NTB, Rosidi, menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang perlu terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak.

" Tentu bahwa penguatan nilai kebangsaan harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat Desa," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, materi sosialisasi Empat Pilar MPR RI disampaikan oleh Prof. Dr. Kurniawan yang mewakili Hj. Evi Avita Maya. Ia menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia menegaskan bahwa Pancasila menjadi dasar ideologi bangsa, UUD 1945 sebagai konstitusi tertinggi, NKRI sebagai bentuk negara yang harus dijaga, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat memahami sistem ketatanegaraan Indonesia, termasuk peran MPR, DPR, dan DPD dalam menjaga keseimbangan demokrasi dan jalannya pemerintahan.

Dalam sambutannya, Hj. Evi Avita Maya mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial. Ia menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

“Semangat kebangsaan harus terus diperkuat melalui pendidikan politik, pemahaman konstitusi, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh peserta dari berbagai kalangan. Masyarakat terlihat aktif membahas isu kebangsaan hingga pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, MPR RI bersama DPD RI berharap pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan semakin meningkat, sehingga dapat memperkuat persatuan, demokrasi, serta mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di NTB.




Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar