SPACE IKLAN

header ads

Geger! Satresnarkoba Polres Lombok Utara Tangkap 7 Orang, Oknum Anggota DPRD KLU Diduga Ikut Terlibat Narkoba

Foto. Istimewa.

Laporan: ll
Rabu, 11 Februari 2026

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK UTARA – Dugaan keterlibatan oknum pejabat publik dalam penyalahgunaan narkoba kembali menghebohkan masyarakat Lombok Utara. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lombok Utara dikabarkan menangkap tujuh orang dalam operasi penindakan narkoba pada Senin malam, 9 Februari 2026.

Dari tujuh orang yang diamankan tersebut, salah satunya diduga merupakan oknum anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, penangkapan dilakukan di sejumlah titik berbeda di wilayah Kecamatan Bayan, yakni di Dusun Karang Tunggul, Desa Anyar, serta Dusun Ancak, Desa Karang Bajo, Kabupaten Lombok Utara. Operasi tersebut disebut berlangsung cepat dan senyap, namun langsung memicu perhatian publik karena menyeret nama wakil rakyat.

Kepala Satresnarkoba Polres Lombok Utara, AKP Nyoman Diana Mahardika, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Konfirmasi itu disampaikan saat dikonfirmasi media melalui pesan WhatsApp pada Selasa malam, 10 Februari 2026.

“Benar, kami melakukan penangkapan sebanyak tujuh orang di tiga lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Bayan. Salah satunya oknum dewan,” ungkap AKP Nyoman.

Meski demikian, AKP Nyoman menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum membeberkan identitas para terduga, termasuk oknum DPRD, karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Perkaranya masih dalam penyelidikan. Rencananya besok setelah hasil urine dari laboratorium keluar, baru kami lakukan gelar perkara,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa perkembangan kasus ini akan dibuka secara resmi setelah proses gelar perkara selesai dilakukan.

“Nanti setelah ada hasil, baru kami share ke teman-teman media,” pungkasnya.

Kasus ini sontak memunculkan sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, jika benar oknum anggota DPRD terlibat, maka hal tersebut menjadi tamparan keras bagi institusi legislatif daerah yang seharusnya menjadi contoh bagi publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing terduga serta asal-usul barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkoba.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar