WARTABUMIGORA.ID | LOMBOK BARAT – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lembar sejak Sabtu malam mengakibatkan sebuah jembatan di Dusun Kambeng Timur, Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, ambruk total pada Minggu pagi (22/2/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
Peristiwa ini terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di Kecamatan Lembar yang menjadi salah satu jalur strategis penghubung antar desa. Ambruknya jembatan tersebut sontak melumpuhkan aktivitas masyarakat karena menjadi akses utama menuju Desa Mareje Timur dan Desa Mareje serta jalur alternatif ke wilayah Lombok Tengah. Selain itu, jalur ini juga menjadi akses vital bagi pengendara yang hendak menuju Lembar dan sekitarnya.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menuturkan, derasnya arus sungai akibat hujan semalaman membuat pondasi jembatan tergerus hingga akhirnya roboh total.
“Air sungai meluap dan arusnya sangat deras sejak dini hari. Pagi tadi sekitar jam delapan, jembatan tiba-tiba runtuh,” ujar salah seorang warga. minggu (22/2/2026).
Akibat kejadian ini, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas sama sekali.
Arus lalu lintas dari arah Mareje menuju Lembar serta Kota Mataram maupun sebaliknya terputus total. Warga terpaksa mencari jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh dan memakan waktu tempuh lebih lama.
Tak hanya berdampak pada mobilitas warga, ambruknya jembatan juga menghambat distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan masyarakat setempat.
Para petani dan pedagang mengaku kesulitan mengirim hasil bumi ke pasar akibat terputusnya akses utama tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya penanganan darurat di lokasi. Pihak berwenang juga belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti ambruknya jembatan maupun rencana perbaikan.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan penanganan cepat, minimal dengan membangun jembatan darurat agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya evaluasi terhadap infrastruktur penunjang transportasi, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

0 Komentar