SPACE IKLAN

header ads

Madapangga, PUPR Diinstruksikan Tangani Kerusakan Jalan So Rawu Campa Secepatnya!

Foto. Istimewa.

Laporan: Ipul
Kamis, 12 Februari 2026

WARTABUMIGORA.ID|BIMA – Kerusakan jalan dan jembatan di titik So Rawu, Desa Campa, Kecamatan Madapangga kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bima. Pasca kondisi infrastruktur yang semakin memprihatinkan, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy turun langsung melakukan inspeksi lapangan pada Rabu (11/02/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Bima didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bima, Taufik, ST, MT, para kepala bidang terkait dari Dinas PUPR, unsur BPBD, Sekcam Madapangga, serta Kepala Desa Campa M. Taufik, SH.

Inspeksi ini dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan di lapangan serta menentukan langkah penanganan yang harus segera dilakukan oleh instansi terkait, mengingat jalan dan jembatan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat yang menghubungkan Desa Campa dengan wilayah lainnya.

Di hadapan warga yang hadir dalam pertemuan, Wabup Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia memberikan lahan untuk mobilisasi alat berat yang digunakan dalam perbaikan drainase dan jalan.

“Saya minta Kepala Dinas PUPR segera lakukan penanganan dan percepat penyelesaian administrasi penganggaran, agar pengerjaan fisik segera direalisasikan,” tegas Wabup dr. H. Irfan.

Instruksi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Bima ingin pengerjaan segera dimulai, bukan sekadar wacana.

Selain langkah cepat penanganan darurat, Wabup juga menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan sosial dalam rencana penanganan jangka panjang, termasuk penyediaan lahan.

“Pastikan tidak ada keluhan dan tuntutan warga pemilik lahan,” harap Wabup.

Langkah ini dinilai penting agar proyek perbaikan tidak terkendala konflik lahan yang sering menjadi penghambat pembangunan infrastruktur.

Dalam kesempatan itu, Wabup Bima juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menjaga lingkungan. Ia menekankan pentingnya mengurangi alih fungsi lahan, terutama perubahan pola tanam yang dapat meningkatkan risiko banjir.

Wabup menyarankan agar masyarakat mulai mempertimbangkan tanaman produksi yang lebih ramah terhadap kondisi lingkungan guna mengurangi potensi bencana.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak pengerjaan perbaikan jalan, Wabup Bima juga memberikan paket bibit jagung kepada warga sebagai pengganti tanaman jagung yang rusak akibat mobilisasi alat berat di lokasi.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif warga karena dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kerugian masyarakat.

Kerusakan jalan dan jembatan di titik So Rawu selama ini menjadi keluhan utama warga karena menghambat aktivitas harian, distribusi hasil pertanian, hingga akses ekonomi masyarakat.

Dengan inspeksi langsung dan instruksi tegas Wabup Bima kepada Dinas PUPR, warga berharap perbaikan segera dilakukan sehingga jalur vital tersebut dapat kembali berfungsi normal.

“Ini jalan utama masyarakat. Kalau tidak segera ditangani, aktivitas ekonomi bisa lumpuh,” ungkap salah seorang warga setempat.

Pemkab Bima menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan agar akses transportasi masyarakat kembali lancar dan pembangunan wilayah dapat berjalan optimal.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar