WARTABUMIGORA.ID|MATARAM-Kebijakan mutasi yang dilakukan di lingkup Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu berbuntut pada pergeseran sejumlah pejabat struktural. Beberapa pejabat eselon III dan IV dilaporkan harus kehilangan jabatan yang sebelumnya mereka emban.
Salah satu pejabat yang terdampak adalah Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nusa Tenggara Barat (BPBD) NTB, Ahmad Yani. Ia mengakui bahwa posisi yang sebelumnya didudukinya kini telah diisi oleh pejabat lain.
“Iya, jabatan itu sudah ada yang mengisi,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Mutasi di lingkungan Pemprov NTB tersebut menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi. Namun, pergeseran jabatan itu juga memunculkan berbagai respons di internal birokrasi, terutama bagi pejabat yang terdampak langsung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemprov NTB terkait alasan detail pencopotan maupun penempatan ulang sejumlah pejabat eselon III dan IV tersebut.
Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan pemerintahan daerah sendiri merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bagian dari dinamika organisasi, evaluasi kinerja, maupun kebutuhan penyesuaian struktur birokrasi.

0 Komentar