WARTABUMIGORA.ID | LOMBOK BARAT – Sebuah sampan yang membawa enam orang pemancing asal Kambeng Barat, Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, terbalik di perairan Gili Rengit, Sekotong, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 02.50 Wita.
Para korban sempat terombang-ambing di tengah laut hampir satu jam sambil berteriak meminta pertolongan. Namun teriakan mereka tidak terdengar karena jarak nelayan yang berada di sekitar lokasi cukup jauh, sekitar 300 meter.
“Kami hampir sejam terapung terombang-ambing di tengah laut untuk meminta bantuan dan memanggil para nelayan, tapi tidak didengar karena sangat jauh,” ujar salah satu korban, Lalu Ahmad, kepada wartawan.
Sinyal Hilang, HP Basah Terkena Air Laut
Dalam kondisi panik, korban sempat berupaya menghubungi Kantor SAR Mataram. Namun, upaya itu terkendala sinyal telepon yang lemah serta kondisi ponsel yang basah akibat air laut.
“Kami beberapa kali telepon petugas SAR untuk minta pertolongan, tapi sinyal lelet. HP yang dipakai juga basah kena air laut,” katanya.
Korban menyebut baru bisa menghubungi petugas SAR setelah sampan hanyut mendekati pinggir dan sinyal kembali tersedia.
“Setelah sampan hanyut ke pinggir baru bisa terhubung, karena sudah ada sinyal,” ujarnya.
Ditolong Rekan Pemancing
Sebelum Tim SAR tiba, korban sempat mendapat pertolongan dari perahu lain yang berada di sekitar lokasi. Namun perahu tersebut baru menyadari ada sampan terbalik setelah jarak semakin dekat, sekitar 200 meter.
“Kami ditolong rekan pemancing. Itu pun sudah dekat baru kedengaran suara kami minta tolong,” ucapnya.
Para korban kemudian dievakuasi ke daratan Gili Rengit. Sementara kapten perahu bernama Rahmat disebut masih bertahan di lokasi untuk menjaga sampan yang terbalik agar tidak langsung tenggelam.
“Kami dievakuasi ke daratan Gili Rengit bersama empat orang rekan saya. Kapten Rahmat masih di atas perahu yang terbalik sendirian untuk menunggu pertolongan,” katanya.
Tim SAR Evakuasi ke Pelabuhan Lembar
Tak lama berselang, Tim SAR akhirnya tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi seluruh korban ke Pelabuhan Lembar dalam kondisi selamat.
Sementara sampan yang ditumpangi para pemancing dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga karam. Perahu tersebut kemudian diseret ke wilayah Gili Gede.
“Perahu diseret ke Gili Gede karena sudah rusak dan karam,” tutupnya.

0 Komentar