WARTABUMIGORA.ID|MATARAM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menunjuk dua figur muda untuk mengisi posisi strategis dalam struktur organisasi.
Syuryadin, S.Pd.I ditunjuk sebagai Sekretaris Wilayah (Sekwil) MIO NTB, sementara Febrian Putrawi Sa’ban, S.E dipercaya sebagai Kepala Departemen Humas (Dephum) MIO NTB.
Penunjukan keduanya berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MIO Indonesia yang diterbitkan beberapa waktu lalu.
Ketua DPW MIO NTB, Feryal M.P, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan rekam jejak, dedikasi, serta keterlibatan aktif keduanya dalam menggerakkan organisasi.
“Penunjukan ini sesuai SK DPP MIO Pusat. Kami meyakini Syuryadin dan Febrian mampu menjalankan roda organisasi dengan baik serta membawa MIO NTB semakin progresif,” ujar Feryal, Minggu (15/2/2026).
Feryal menyebut Syuryadin yang akrab disapa Surya Gempar dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat belajar tinggi, berani mengambil tantangan, serta cepat beradaptasi dengan perubahan.
Syuryadin merupakan lulusan Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I) dan saat ini tengah melanjutkan pendidikan magister (S2) di Universitas Muhammadiyah Mataram.
“Dia punya semangat belajar tinggi dan berani mengembangkan gagasan baru. Ini yang dibutuhkan organisasi agar terus tumbuh dan adaptif,” kata Feryal.
Sementara itu, Febrian Putrawi Sa’ban juga dinilai memiliki kapasitas kuat untuk memperkuat sektor komunikasi organisasi. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi (S.E) dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 di Universitas Mataram.
“Febrian punya komitmen dan konsistensi. Ia aktif, komunikatif, dan punya visi membangun organisasi. Sangat tepat memegang Departemen Humas,” tegas Feryal.
Feryal menambahkan, MIO NTB membutuhkan kader muda yang energik, loyal, serta memiliki semangat progresif untuk memperkuat organisasi dan mendorong profesionalisme media online di NTB.
“Kita butuh anggota yang punya semangat, loyal, dan terus bergerak membangun organisasi. Mereka berdua memenuhi kriteria itu,” ujarnya.
Dorong Profesionalisme Media Online
Sebagai informasi, Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia) didirikan pada 10 November 2020 oleh sejumlah pimpinan dan pemilik media di Jakarta bersama dewan pakar.
Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat kebersamaan perusahaan media online sekaligus menciptakan wadah profesional dalam pengelolaan media digital di Indonesia.
MIO Indonesia memiliki misi membangun profesionalisme dan independensi media online melalui semangat gotong royong menuju konsep jurnalis entrepreneur, serta menjadi bagian dari upaya melawan hoaks dan disinformasi di era digital.
Melalui organisasi ini, perusahaan media diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemberitaan, memperkuat etika jurnalistik, serta memahami teknis pengelolaan media siber sesuai amanat Undang-Undang Pers.
Dengan ditunjuknya Syuryadin dan Febrian, DPW MIO NTB optimistis mampu memperkuat peran media online yang profesional, kredibel, independen, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan dan demokrasi di Nusa Tenggara Barat.

0 Komentar