WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Kondisi penampungan sampah di sekitar Pasar Keru menuai keluhan dari warga Desa Keru, Kecamatan Narmada. Bau tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah disebut semakin hari kian mengganggu aktivitas masyarakat.
Warga mengaku aroma menyengat paling terasa pada siang hingga sore hari. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pedagang di sekitar pasar, tetapi juga mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah serta aktivitas ibadah di sejumlah tempat peribadatan yang berada di dekat lokasi.
Salah satu perwakilan warga menuturkan, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapatkan penanganan yang maksimal, meskipun keluhan telah beberapa kali disampaikan kepada petugas kebersihan maupun pengelola pasar.
“Bau sampah ini sangat mengganggu. Kami berharap ada langkah konkret dari pihak terkait. Kebersihan lingkungan itu penting untuk kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Ia juga menyoroti semakin menumpuknya sampah di lokasi tersebut yang diduga akibat kurangnya pengawasan. Bahkan, tidak sedikit sampah yang disebut berasal dari luar wilayah.
“Kami lihat bukan hanya warga setempat yang buang sampah di sini. Dari luar daerah juga ada, sehingga penumpukan semakin parah,” tambahnya.
Masyarakat Desa Keru berharap pemerintah, khususnya pihak kecamatan dan instansi terkait, segera turun langsung melakukan pengecekan di lapangan. Penanganan yang cepat dan tepat dinilai penting agar kondisi ini tidak terus berlarut dan berdampak pada kesehatan masyarakat serta kenyamanan lingkungan sekitar.
Persoalan ini menjadi perhatian serius warga yang menginginkan lingkungan bersih, sehat, dan layak untuk beraktivitas, terutama di kawasan publik seperti pasar yang menjadi pusat ekonomi masyarakat.

0 Komentar