SPACE IKLAN

header ads

PHM Mataram Kecam Promosi Hotel Bernuansa Vulgar, Dinilai Rusak Citra Pariwisata NTB

Foto. Istimewa.

Laporan: Laila
Sabtu, 6 Juni 2026

WARTABUMIGORA.ID|MATARAM – Perhimpunan Hotel Melati (PHM) Kota Mataram menyayangkan munculnya konten promosi dari salah satu hotel di wilayah Mataram yang dinilai bermuatan vulgar dan berbau pornografi. Konten yang sempat beredar di media sosial tersebut dianggap mencederai citra pariwisata daerah yang tengah gencar mengusung konsep pariwisata ramah keluarga dan berbasis kearifan lokal. (5/6).

Ketua PHM Kota Mataram, Guru Mangku Gde Wenten, menegaskan bahwa tindakan mempromosikan fasilitas atau layanan hotel dengan mengeksploitasi unsur-unsur sensasional yang mengarah pada kevulgaran sangat tidak dibenarkan. Menurutnya, strategi pemasaran seperti itu menunjukkan kemunduran dalam kreativitas bisnis.

"Kami sangat menyayangkan adanya konten promosi dari salah satu akomodasi di Mataram yang bernuansa vulgar. Strategi seperti ini jelas jauh dari etika dalam dunia marketing perhotelan yang sehat dan profesional," ujar Guru Mangku Gde Wenten saat diwawancara media.

Ia menambahkan, persaingan bisnis di industri perhotelan saat ini memang menuntut inovasi yang tinggi guna menarik minat wisatawan. Namun, inovasi tersebut harus tetap berpijak pada norma kesopanan, hukum yang berlaku, serta tidak menabrak nilai-nilai moral masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Kota Mataram.

"Dunia perhotelan adalah industri jasa yang mengedepankan pelayanan, kenyamanan, dan reputasi. Menjual daya tarik hotel tidak harus mengorbankan etika. Masih banyak cara kreatif, unik, dan elegan untuk menarik tamu tanpa harus menyentuh ranah yang sensitif atau berbau porno," tegasnya.

Sebagai bentuk langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, PHM Kota Mataram mengimbau kepada seluruh pengelola hotel, baik hotel bintang maupun non-bintang (melati), untuk lebih selektif dan bijak dalam menyusun konten digital di media sosial. Manajemen hotel diharapkan melakukan pengawasan ketat (quality control) terhadap setiap materi promosi yang diproduksi oleh tim kreatif atau influencer yang bekerja sama dengan mereka.

PHM Kota Mataram juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan pihak terkait guna menjaga ekosistem pariwisata Kota Mataram tetap kondusif, bersih, dan memiliki daya saing yang positif di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar