SPACE IKLAN

header ads

Buka Rakerwil GP Ansor NTB, Irpan Suryadiata Tekankan Kaderisasi Berkelanjutan dan Penguatan Struktur Organisasi

Foto. Istimewa.

Laporan: Laila
Minggu, 26 Juli 2026.

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Irpan Suryadiata, menegaskan pentingnya kaderisasi yang terstruktur serta penguatan sinergi antar-pengurus dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, seluruh agenda GP Ansor harus dirancang secara matang dengan target yang jelas, bukan sekadar dilaksanakan karena momentum sesaat.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) GP Ansor NTB di Hotel Beach Lombok, Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Konsolidasi Gerakan dan Akselerasi Program Strategis Menuju Ansor NTB yang Mandiri, Modern, dan Berdampak.”

Dalam sambutannya, Irpan mengajak seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat Pimpinan Wilayah (PW), Pimpinan Cabang (PC), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC), untuk memperkuat koordinasi agar setiap program kerja memiliki sasaran yang terukur dan dapat dicapai bersama.

“Agenda-agenda organisasi betul-betul harus kita rencanakan dengan baik. Kita harapkan ada goal yang bisa kita tuju secara bersama,” ujar Irpan.

Ia menegaskan, kepengurusan GP Ansor NTB ke depan akan memprioritaskan dua agenda utama, yakni penguatan struktur organisasi hingga tingkat PAC dan keberlanjutan kaderisasi sebagai fondasi utama organisasi.

Pada aspek penguatan struktur, PW GP Ansor NTB mendorong aktivasi kepengurusan di seluruh cabang dan anak cabang. Menurut Irpan, kader di tingkat PAC harus menjadi pelaku utama organisasi, bukan hanya penerima instruksi dari tingkat di atasnya. Karena itu, pembagian peran kaderisasi telah disusun secara jelas agar setiap tingkatan mampu menjalankan proses pembinaan kader secara mandiri.

Sementara itu, pada aspek kaderisasi, Irpan menegaskan bahwa regenerasi merupakan syarat mutlak bagi keberlangsungan organisasi. Ia menyebut berbagai kegiatan kaderisasi, mulai dari Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) hingga pelatihan badan semi-otonom, telah dilaksanakan secara rutin setiap bulan selama dua tahun terakhir.

“Organisasi sebesar apa pun, tanpa melakukan kaderisasi secara kontinu, tidak akan pernah bisa berkembang. Organisasi yang hidup adalah organisasi yang terus menyiapkan kadernya,” tegasnya.

Irpan juga menyampaikan optimisme terhadap perkembangan GP Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU) di NTB. Menurutnya, kondisi organisasi saat ini jauh lebih maju dibandingkan pada awal tahun 2000-an.

Ia menilai, banyak kader senior dan alumni Ansor yang kini menduduki posisi strategis di berbagai bidang dengan jaringan yang semakin luas. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi GP Ansor NTB untuk memperkuat kemandirian organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan program-program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui Rakerwil dan Rakorwil ini, GP Ansor NTB diharapkan mampu menyusun langkah strategis yang terarah sehingga seluruh program organisasi dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar