SPACE IKLAN

header ads

TNI AD Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 25.912 Titik, Dihadiri Lebih dari 1,1 Juta Penonton

Foto. Istimewa.

Laporan : David
Juma'at, 17 Juli 2026.

WARTABUMIGORA.ID|JAKARTA – TNI Angkatan Darat (TNI AD) menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Dalam periode 10–16 Juli 2026, kegiatan tersebut tercatat berlangsung di 25.912 titik dengan jumlah penonton mencapai 1.133.184 orang.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, TNI AD bersyukur dapat berkontribusi mendukung penyiaran FIFA World Cup 2026 melalui TVRI sesuai arahan Presiden agar masyarakat di seluruh Indonesia dapat menikmati pesta sepak bola dunia.

"Kami dari TNI Angkatan Darat dengan senang hati dan bersyukur dapat mendukung penyiaran Piala Dunia sepak bola melalui TVRI sesuai keinginan Presiden untuk menghibur masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian," ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, kegiatan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Sementara itu, Direktur Utama TVRI, Fiki Satari, menyambut baik sinergi yang terjalin antara TVRI dan TNI AD. Ia menilai kolaborasi tersebut membuktikan bahwa manfaat penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 dapat dirasakan hingga ke wilayah terluar Indonesia.

"TVRI menyambut baik berbagai bentuk kolaborasi dan kajian yang lahir selama penyelenggaraan Piala Dunia. Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia," kata Fiki.

Fiki menjelaskan, penyelenggaraan Nobar Kebangsaan merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap penyiaran resmi FIFA World Cup 2026 di Indonesia.

Kolaborasi antara TVRI dan TNI AD bermula dari diskusi yang dilakukan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dengan Direktur Utama TVRI saat kegiatan olahraga bersama di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada 3 Juli 2026.


Perputaran Ekonomi Diperkirakan Tembus Rp5 Triliun

Selain sukses menjangkau jutaan penonton, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Berdasarkan kajian Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, ajang tersebut diproyeksikan menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp5,03 triliun.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengatakan Piala Dunia menjadi momentum yang mampu menggerakkan berbagai sektor usaha.

"Piala Dunia 2026 tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan besar dan pemilik merek nasional, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi bagi hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, pelaku industri kreatif, penyedia jasa, hingga UMKM di berbagai daerah," ujar Kukrit.

Nilai tersebut berasal dari sekitar Rp1,76 triliun aktivitas promosi melalui iklan on-air, Rp850 miliar kegiatan komersial off-air, sekitar Rp2,4 triliun dari sektor hotel, restoran, dan kafe (HOREKA), serta kontribusi Festival Rakyat 2026 dan berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

KADIN juga menilai penyelenggaraan Piala Dunia mendorong investasi pelaku usaha pada perangkat televisi, proyektor, set-top box, sistem audio, hingga fasilitas usaha makanan dan minuman yang berpotensi menciptakan efek berganda bagi perekonomian.

Survei: Masyarakat Beri Respons Positif

Hasil survei Lokadata terhadap 1.176 responden di 10 wilayah Indonesia pada 7–13 Juli 2026 menunjukkan rata-rata pengeluaran masyarakat saat mengikuti nobar mencapai sekitar Rp51 ribu setiap kegiatan. Pengeluaran tersebut didominasi pembelian makanan, minuman, paket data, dan kebutuhan pendukung lainnya yang turut menggerakkan UMKM.

Survei itu juga mencatat 79,9 persen responden memberikan penilaian positif terhadap penyelenggaraan siaran TVRI, sementara 73 persen mengaku bangga TVRI menjadi penyiar resmi FIFA World Cup 2026.

Menurut Fiki Satari, hasil survei tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi TVRI untuk terus meningkatkan kualitas layanan sebagai lembaga penyiaran publik.

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, TVRI bersama TNI Angkatan Darat akan menggelar Festival Rakyat Bola Gembira di Lapangan Banteng, Jakarta, pada 19 Juli 2026. Acara yang terbuka untuk umum dan gratis itu akan menghadirkan nonton bareng partai final Piala Dunia, konser musik, serta bazar UMKM yang melibatkan puluhan pelaku usaha lokal.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar