WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT- Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dengan mengukuhkan sebanyak 1.500 relawan dalam rangkaian Pelantikan Relawan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPW PAN NTB yang digelar di GOR Tripat Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar yang juga Anggota DPR RI, Bendahara DPW PAN NTB Hasbullah Muis, serta jajaran pengurus dan tiga Ketua DPD PAN dari Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Utara.
Dalam sambutannya, Muazzim Akbar menegaskan bahwa pengukuhan relawan merupakan langkah awal konsolidasi besar PAN dalam menghadapi kontestasi politik nasional dan daerah pada 2029.
Menurutnya, jumlah relawan yang dikukuhkan sejatinya disesuaikan dengan kebutuhan di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tiga kabupaten/kota. Namun, karena keterbatasan kapasitas lokasi acara, yang hadir hanya perwakilan relawan.
“Sesungguhnya relawan yang kami siapkan jauh lebih besar. Di Pulau Lombok kami menargetkan sekitar 12 ribu relawan yang akan ditempatkan di setiap TPS. Mereka juga akan dibekali rompi sebagai identitas dan siap menjadi ujung tombak perjuangan PAN,” ujar Muazzim.
Ia menegaskan bahwa partai politik merupakan instrumen utama perjuangan demokrasi di Indonesia. Menurutnya, seluruh proses kepemimpinan, mulai dari Presiden, Gubernur, Bupati, Wali Kota hingga anggota legislatif, hanya dapat ditempuh melalui partai politik.
“Partai adalah alat perjuangan. Siapa pun yang ingin mengabdi kepada bangsa melalui jalur politik harus melewati partai. Karena itu PAN hadir untuk melahirkan kader-kader dan pemimpin masa depan,” katanya.
Muazzim bahkan optimistis dari ribuan relawan yang hadir akan lahir calon-calon kepala daerah di masa mendatang.
“Saya yakin di antara yang hadir hari ini ada yang kelak menjadi bupati, wali kota, bahkan memimpin daerah di NTB. Karena itu manfaatkan PAN sebagai wadah perjuangan,” ujarnya.
Dirinya juga memastikan DPW PAN NTB siap memfasilitasi seluruh relawan yang tersebar di berbagai wilayah, khususnya di Pulau Lombok. Selain bertugas memenangkan PAN pada Pemilu Legislatif, para relawan juga dipersiapkan menjadi saksi dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden mendatang.
Muazzim mengatakan PAN memiliki target besar pada Pemilu 2029. Secara nasional, PAN menargetkan memperoleh sedikitnya 65 hingga 70 kursi DPR RI agar memiliki posisi strategis dalam mengusung calon presiden.
“Target itu harus diperjuangkan mulai sekarang. Karena itu saya meminta seluruh relawan yang sudah dikukuhkan segera bekerja. Sampaikan pesan-pesan PAN kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat. Waktu menuju 2029 masih panjang, tetapi perjuangan harus dimulai hari ini,” tegasnya.
Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh relawan.
“Mulai hari ini, seluruh relawan bisa langsung menghubungi saya kapan saja. Mari kita bekerja bersama membesarkan PAN,” katanya.
Menurut Muazzim, perjuangan politik PAN tidak semata-mata mengejar kemenangan elektoral, tetapi bertujuan menghadirkan keadilan sosial dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.
“Tujuan akhir perjuangan ini adalah menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
H. Muazzim Akbar:
Ya, alhamdulillah kita hari ini melantik perwakilan dari relawan tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Mataram. Ya tentu kalau kita akan melantik semuanya hari ini dengan jumlah relawan yang kurang lebih sekitar hampir 4.000 di 3 kabupaten/kota ini kan enggak cukup.
Maka itu kita cukup perwakilannya pada hari ini yang kurang lebih memang kita undang sekitar 1.000 sampai 1.500. Nah, nanti ke depan mudah-mudahan. Jadi kita memang sesuai dengan amanah partai, bahwa sekarang enggak perlu kita kerja ya seperti spanduk-spanduk yang besar-besar, ya.
Kita kemarin mungkin teman-teman media juga ketahui bahwa apa sih kurangnya kemarin itu? Medianya PAN yang pakai artis, PAN PAN PAN selalu terdepan, PAN PAN PAN pasti ada harapan. Itu ternyata hanya mungkin orang senang mendengar, tapi tidak menyentuh secara langsung, orang senang mendengar lagunya, senang mendengar artisnya, tapi tidak memilih PAN.
Maka sekarang kita coba rubah cara-cara kerja di partai ini, dengan merekrut relawan. Relawan itu, relawan untuk DPRD kabupaten/kota di masing-masing dapilnya, relawan untuk DPRD provinsi di masing-masing dapilnya, dan DPR RI di dapilnya masing-masing.
Kalau masing-masing itu punya relawan, DPRD kabupaten punya relawan sendiri, DPRD provinsi punya relawan sendiri, DPRD... DPR RI, RI punya relawan sendiri, maka kalau 12.000 jumlah TPS yang ada di Pulau Lombok—enggak usah kita bicara Pulau Sumbawa dulu—kalau tiga saja ini bekerja: DPRD kabupaten, DPRD provinsi, dan DPRD... dan DPR RI, itu 3 kali 12.000, 12.000 sudah berapa? 36.000. Itu baru dari relawan satu orang. Kalau relawan bisa merekrut 10 saja, dan saya yakin kalau 10 itu dia tidur, ada kakaknya, ada adiknya, ada saudaranya, ada istrinya, ada bapaknya, ada ibunya...
H. Muazzim Akbar:
Kalau kali 10, maka PAN sudah mengantongi suara di dapil Pulau Lombok saja 360.000. Inilah yang coba sekarang kerja-kerja yang kita lakukan di Partai Amanat Nasional melalui dengan recruitment relawan. Relawan itu basisnya adalah TPS. Jadi kita merekrut di tiap-tiap TPS satu relawan, yang insyaallah relawan ini akan terus kita bina seterusnya, tidak hanya sampai 2029, tidak hanya untuk kepentingan kita untuk Pilpres, tidak hanya untuk DPR RI, kabupaten, provinsi, tetapi akan berkelanjutan.
Relawan yang kita rekrut ini, sekaligus akan kita SK-kan menjadi pengurus ranting Partai Amanat Nasional di masing-masing desa.
Pengurus ranting?
H. Muazzim Akbar:
Ya. Jadi kalau misalnya di desa itu jumlah TPS 9, maka 9 dia punya relawan. Relawan yang 9 inilah kita SK-kan menjadi pengurus ranting, ada yang jadi ketua, wakil ketua, ya, ada sekretaris, wakil sekretaris, bendahara desa.
Mereka menjadi pengurus partai di tingkat ranting, mereka menjadi relawan di tiap-tiap TPS, dan tentu bersama-sama mereka menjadi kader Partai Amanat Nasional. Nah, inilah kerja-kerja nyata yang dilakukan oleh Partai Amanat Nasional pada hari ini.
Kedepan itu, itu yang pertama. Yang kedua, mungkin ku-andaku melihat, teman-teman media melihat bahwa ada di rompi teman-teman itu satu komando Zulkifli Hasan. Bahwa target utama Partai Amanat Nasional dalam memenangkan pemilu di 2029 adalah mencalonkan Zulkifli Hasan menjadi presiden atau wakil presiden di Pilpres yang akan datang di 2029. Maka kalau kita mau mencalonkan ketua umum, maka kita harus menang. Inilah target kita, insyaallah ketua umum kita sudah kita kukuhkan, sudah kita mandat kan untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden di 2029 yang akan datang.

0 Komentar