WARTABUMIGORA.ID | BIMA — Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendukung pembangunan infrastruktur Pusat Kegiatan Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Bima di Desa Bre, Jalan Lintas Dore–Talabiu, Kecamatan Palibelo.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan tancap tiang pertama pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah, Kamis (20/8/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima, Ust. H. Jubair, S.Ag., bersama jajaran pimpinan daerah organisasi Muhammadiyah.
Dalam sambutannya sebelum melakukan pengecoran tiang pertama, Bupati Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi atas ikhtiar warga Muhammadiyah Kabupaten Bima dalam membangun pusat kegiatan dakwah yang diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah mengapresiasi keinginan keluarga Muhammadiyah untuk mendirikan bangunan pusat dakwah. Pemerintah daerah akan mendukung penuh ikhtiar tersebut. Aspirasi dan harapan warga Muhammadiyah Kabupaten Bima juga menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bima,” ujar Ady Mahyudi.
Bupati juga menanggapi harapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah terkait aset tanah milik Pemkab Bima yang berada bersebelahan dengan lokasi pembangunan gedung agar dapat dihibahkan untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.
Menurutnya, aspirasi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, prosesnya harus mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk penilaian terhadap nilai aset oleh tim appraisal.
“Pada prinsipnya aspirasi tersebut kami pertimbangkan dan menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun terlebih dahulu tim appraisal melakukan survei untuk menentukan nilai aset, sehingga bantuan maupun pemanfaatannya dapat diberikan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima H. Jubair menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah merupakan sebuah rahmat bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat Kabupaten Bima secara luas.
Gedung yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 10 are tersebut direncanakan memiliki tiga lantai. Selain menjadi pusat kegiatan dakwah, gedung tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.
“Dengan berdirinya gedung dakwah ini, ke depan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di ibu kota dan sekitarnya. Selain berfungsi sebagai tempat dakwah, gedung ini juga dapat menjadi tempat penginapan bagi para tamu,” ungkap H. Jubair.
Pembangunan pusat kegiatan dakwah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas organisasi Muhammadiyah, tetapi juga menjadi fasilitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bima, khususnya dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan ekonomi.

0 Komentar