SPACE IKLAN

header ads

Hoaks! Kedatangan Ida Dayak Ke Lombok, Pemprov NTB Angkat Bicara

Foto. Istimewa.

𝓦𝓪𝓻𝓽𝓪𝗕𝗨𝗠𝗜𝗚𝗢𝗥𝗔.𝗜𝗗, 𝗠𝗔𝗧𝗔𝗥𝗔𝗠 - Beredar informasi kedatangan Ida adreyani atau ida dayak ke lombok viral di media sosial hal ini merupakan dimanfaatkan media sosial oknum tidak dikenal untuk melakukan penipuan, modus yang dilakukan pelaku dengan menyebar informasi melalui pesan WhatsAAp dan isi pesan tersebut adalah perintah untuk mengirim sejumlah uang apabila ingin mendapatkan pengobatan dari Ida Dayak nantinya, menaggapu hal tersebut Sekertaris Daerah NTB Lalu Gita Aryadi sudah memerintahkan BakespolbangPol Dagri NTB untuk mengecek kebenaran informasi yang beredar.

Selain itu ia sudah memerintahkan untuk mencari kebenaran asal muasal dari ida dayak tersebut, Sekda NTB ini juga mengatakan video yang beredar di media sosial tentu tentang sosok yang mengaku sebagai kakak dari ida dayak begitu meyakinkan.

Lebih lanjut gita menghimbau kepada semua warga untuk berhati-hati setiap informasi yang beredar di media sosial teliti sebelum terjadi kebenarannya.

Diketahui sampai saat ini sebanyak 45 orang yang sudah membayar sebesar Rp. 250.000 agar bisa mendapat pengobatan dari Ida Dayak, nomor rekning pun tidak diketahui secara pasti siapa pemiliknya.

Senada dengan Sekda, Polresta Kota Mataram memgeluarkan imbauan melalui babinkamtibmas untuk tidak mempercayai isu kedatangan ida dayak ke lombok, apalagi ada oknum yang meminta sejumlah uang agar bisa mendapat pengobatan nantinya, selain juga diketahui lokasi yang akan digunakan sebagai tempat melakukan pengobatan belum mendapatkan izin.

Berdasarkan hasil penelusuran melalui cekfakta  di kelurahan sayang-sayang Kota mataram tidak ditemukan dokumen resmi terkait ida dayak pernah tinggal ditempat tersebut. Lurah Sayang-sayang H.  Roni juga menyampaikan sampai saat ini pihaknya belum bisa mekastikan kebenaran berita yang menyebut Ida Dayak berasal dari kelurahan sayang-sayang.

Roni juga mengatakan Kelurahan belum menerima permohonan izin kegiatan yang akan dilakukan tim ida dayak saat melakukan pengobatan.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar