SPACE IKLAN

header ads

Tidak Terima Suara Bising di Sirkuit Mandalika, Sejumlah Warga Lakukan Ini

Foto. Istimewa.

Senin, 3 Juni 2024.
Oleh, Ihsan.
Editor, Lalu Muhasan.

𝓦𝓪𝓻𝓽𝓪𝗕𝗨𝗠𝗜𝗚𝗢𝗥𝗔.𝗜𝗗, 𝗟𝗢𝗠𝗕𝗢𝗞 𝗧𝗘𝗡𝗚𝗔𝗛 - Sejumlah warga yang mengatasnamakan Non Governmental Organization (NGO) dan tokoh masyarakat datangi Kantor Sirukit Mandalika Lombok Tengah, Senin (3/6/2024).

Kedatangan puluhan warga tersebut menuntut kebisingan yang terjadi di setiap event yang terjadi, selain itu juga kebisingan terjadi pada malam hari.

Menurut Alus Darmiah sekaligus Ketua Pariwisata Lombok Tengah, Dampak dari kebisingan tersebut sampai radiusnya berkilo- kilo kebisingan tersebut terjadi di malam hari itu.

 " Dampak dari kebisingan tersebut sampai radiusnya berkilo- kilo kebisingan tersebut terjadi di malam hari itu." ujarnya. Senin (3/5/2024).

Tri Agung Harianto selaku MGPA mengatakan, kejadian kemarin di event tersebut dirinya meminta maaf dan hal tersebut sudah sesuai SOP.

" Kami meminta maaf dan kami sudah punya aturan dan SOP terkait hal itu aturanya sampai jam 9 malam dan terkait hal itu ada oknum yang melakukan itu dan kami sudah menegur dan memperingati dia," kata dia.

Ia akan lebih baik lagi untuk kedepan dan akan berkomunikasi baik dengan masyarakat Praya  khususnya masyarakat setempat.

Selain itu juga, pihaknya akan selalu mendukung keinginan masyarakat dan akan bekerjasama dalam bidang keamanan.

" Kawasan ini sebenarnya sedang di kami pantau dan kita sebenarnya lagi berbenah dan terus berkembang biar kedepanya lebih baik lagi. Dan kedepan akan kami buka untuk umum dan gratis supaya masarakat bisa sua foto-foto di dalam sirkuit," imbuhnya.

Tentang Umkm

Kegiatan Umkm masyarakat setempat akan selalu dilibatkan dan mendukung agar usaha lokal tetap seksis di event kegiatan nanti.

" Kedepannya pengadaan umkm setempat akan kami libatkan dan kami sudah lakukan itu sejak dulu namun mungkin ada kekurangan terkait hal itu, kami minta maaf dan akan kami tingkatkan dan optimalkan secepatnya," pinta dia.

" Selain itu juga saya akan melakukan program lapak jalan sehingga masyarakat lombok tengah bisa masuk program lapak tersebut dan untuk pembayarannya minimal 70 ribu, dan kami akan memberikan komisi kepada yang ingin menempatinya." tutupnya.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar