WARTABUMIGORA.ID | LOMBOK BARAT – Pembinaan di lembaga pemasyarakatan kini bertransformasi menuju sistem yang lebih modern dan produktif. Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTB resmi meluncurkan WARNAPAS Academy, platform digital pembinaan warga binaan berbasis Learning Management System (LMS).
Kegiatan sosialisasi yang digelar Selasa (11/11) di Lapas Kelas IIA Lombok Barat dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas NTB, Anak Agung Gde Krisna, dan diikuti seluruh UPT Pemasyarakatan se-NTB secara hybrid.
Agung menjelaskan, WARNAPAS Academy dirancang untuk memodernisasi tata kelola pembinaan dengan pendekatan digital dan kurikulum berbasis kompetensi. Melalui platform ini, warga binaan dapat mengakses pelatihan keterampilan, pendidikan karakter, dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin pembinaan tidak lagi sebatas rutinitas, tapi menjadi proses belajar yang menyiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan keahlian dan mental produktif,” ujar Agung.
Program ini merupakan bagian dari Proyek Perubahan PKN Tingkat I yang menekankan inovasi dalam tata kelola pemasyarakatan di era digital.
Sementara itu, Kalapas Lombok Barat, M. Fadli, menambahkan bahwa platform ini membantu petugas mengidentifikasi potensi dan kemajuan warga binaan secara lebih sistematis.
“Setiap warga binaan akan memiliki rekam jejak pembinaan yang jelas sehingga program reintegrasi bisa disesuaikan dengan kemampuan mereka,” ungkap Fadli.
Dengan hadirnya WARNAPAS Academy, Ditjenpas NTB menegaskan komitmennya membangun sistem pemasyarakatan yang berfokus pada pemberdayaan dan reintegrasi produktif, menjadikan lapas sebagai ruang tumbuh bagi warga binaan menuju kehidupan yang lebih mandiri.

0 Komentar